SUMATERA UTARA — Pengumuman dilakukan melalui akun Instagram resmi Timnas Indonesia, Sabtu (30/5/2026), dengan tagar "Garuda Calling". Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste. Hanya juara grup yang lolos langsung ke semifinal, plus satu tiket untuk runner-up terbaik.
Nova Arianto mempertahankan kerangka pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas U-17. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan penuh terhadap proses pembinaan jangka panjang yang sudah berjalan.
Yang menarik, ada enam pemain diaspora yang masuk daftar akhir. Eizar Jacob (Sydney FC), Mathew Baker (Melbourne City), dan Timothy Baker (Western United) datang dari Australia. Amar Brkic memperkuat SV Darmstadt 1898 di Jerman, sementara Welber Jardim merupakan produk akademi Sao Paulo FC Brasil.
Perjalanan Indonesia dimulai melawan Myanmar pada laga pembuka, Senin (1/6/2026) malam WIB. Setelah itu, pasukan Nova akan menantang Timor Leste sebelum laga penentu melawan Vietnam di pertandingan terakhir fase grup.
Vietnam diprediksi menjadi lawan terberat. Pertemuan terakhir di level kelompok usia selalu berjalan sengit dan penuh intensitas.
Di lini depan, Arkhan Kaka menjadi andalan utama sebagai mesin gol. Ia ditemani Theodore Evan Lauro, Dimas Adi Prasetyo, Reno Salampessy, Irpan Abadi, dan Isfandyar Abdillah.
Sektor tengah akan bertumpu pada kreativitas Evandra Florasta, Welber Jardim, Zinadein Aulia, dan Nazriel Alvaro. Kombinasi teknik dan pengalaman internasional diharapkan menjadi pembeda di laga-laga krusial.
Dengan perpaduan pemain lokal dan diaspora, Timnas Indonesia U-19 datang ke turnamen ini dengan optimisme tinggi. Publik sepak bola nasional kini menanti apakah generasi muda Garuda mampu menjawab harapan di pentas Asia Tenggara.