PEMATANGSIANTAR — Perayaan Waisak 2570 BE di Vihara Samiddha Bhagya, Jalan Thamrin, berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda. Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, Wali Kota Wesly Silalahi, dan Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi duduk bersama umat Buddha dalam rangkaian doa dan festival budaya.
Dalam sambutannya, AKBP Sah Udur menegaskan bahwa Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama. “Kami berharap semangat toleransi yang tercermin dalam perayaan Waisak ini semakin memperkuat persaudaraan dan menjaga situasi kondusif di Kota Pematangsiantar,” ujarnya. Komitmen ini disambut positif oleh pengurus vihara yang menilai aparat keamanan selama ini berperan aktif menjaga keharmonisan.
Biksu Pranidhana Mahasthavira, Kepala Vihara Samiddha Bhagya, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran rangkaian acara. “Kehadiran pemerintah daerah serta aparat keamanan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar,” katanya. Sebagai bentuk penghargaan, pihak vihara menyerahkan cenderamata kepada Wali Kota, Ketua TP PKK, dan Kapolres.
Festival diawali dengan doa bersama dan pembacaan paritta suci. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyampaian pesan kebajikan serta penampilan seni budaya yang menambah semarak peringatan Hari Raya Waisak tahun ini. Ratusan umat yang hadir tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kehadiran langsung Kapolres dan Wali Kota dalam perayaan keagamaan seperti Waisak memberikan rasa aman bagi warga yang menjalankan ibadah. Hal ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah dan aparat keamanan serius menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk. Bagi warga Pematangsiantar, momen ini memperkuat ikatan sosial antarumat beragama.
Festival Waisak 2570 BE tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Kegiatan ini memperkuat komitmen bersama dalam menjaga toleransi, kedamaian, serta persatuan di Kota Pematangsiantar. Dengan adanya dukungan penuh dari pemkot dan Polri, tradisi ini diharapkan terus berlanjut setiap tahun.