MEDAN — Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Sumatera Utara berlangsung di Medan, Selasa (2/6/2026), dengan Harun Mustafa Nasution sebagai calon tunggal ketua untuk periode 2026-2030. Harun, yang juga menjabat Ketua IMI Sumut periode 2021-2025, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus dan klub motor di bawah naungan IMI Sumut.
“Lima tahun yang lalu kami dipilih memimpin IMI Sumatera Utara, mungkin banyak kekurangan, ada juga kelebihan, dalam kekurangan kami, saya memohon maaf,” ujar Harun di Medan, Selasa (2/6/2026). Ia kemudian membeberkan capaian kepengurusannya selama satu periode.
Harun mengatakan, IMI Sumut berhasil meraih dua piala nasional. “Ini suatu prestasi yang luar biasa, begitu banyak IMI di Indonesia, Sumatera Utara dapat 2 piala selama 5 tahun,” ungkapnya.
Raihan itu disebut Harun merupakan hasil kerja keras semua pihak di IMI Sumut. Selain piala, IMI Sumut juga menjadi tuan rumah kejuaraan rally tingkat nasional dan terus berupaya mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah World Rally Championship (WRC).
Ketua Dewan Pembina IMI Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck), memberikan pesan agar IMI Sumut menjaga kekompakan sesama pengurus. Ia meminta agar pengurus bekerja maksimal untuk meninggalkan jejak yang baik selama kepengurusan.
“Kita mau, diamanahkan jabatan menjadi legacy yang kita tinggalkan, yang diingat hal-hal baik walaupun tak sempurna,” ujar Ijeck. “Kekompakan perlu, karena pengurus tidak mungkin ketua berjalan sendiri. Harus semuanya bersama-sama,” sambungnya.
Ijeck juga mendorong agar para pebalap sering melakukan latihan. Menurutnya, tidak mungkin ada prestasi tanpa latihan yang baik.
Panitia Musprov hanya menerima satu pendaftar calon Ketua IMI Sumut periode 2026-2030, yaitu Harun Mustafa Nasution. Ijeck menyebut pemilihan yang berjalan aklamasi adalah hal yang disyukuri.
“Alhamdulillah, karena harapan kita aklamasi itu karena kesepakatan sebelum musda,” jelas Ijeck.
Dengan kepemimpinan yang kontinu, IMI Sumut menargetkan lebih banyak prestasi nasional dan internasional. Upaya menjadi tuan rumah WRC menjadi salah satu target ambisius yang terus diperjuangkan.
Dua piala nasional yang diraih membuka peluang lebih besar bagi pebalap Sumut untuk berlaga di kancah nasional. Dukungan latihan dan kekompakan pengurus diharapkan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi.
Dalam Musprov, calon tunggal tetap melalui proses pemilihan. Jika hanya satu calon, pemilihan bisa dilakukan secara aklamasi, sebagaimana terjadi di IMI Sumut. Keputusan aklamasi disepakati sebelum musyawarah dimulai.