MEDAN — Dinas Kesehatan Kota Medan membuka pintu kerja sama lebih lebar dengan insan pers. Hal ini diwujudkan melalui pertemuan silaturahmi dengan jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) di Kantor Dinkes Medan, Jalan Rotan, Selasa (2/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Plh Kepala Dinkes Medan, drg. Henni Savitri, menyambut positif inisiatif PWPM untuk bersinergi. Ia menilai peran wartawan sangat strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan warga.
"Kami sangat terbuka untuk bekerja sama. Informasi yang benar dan cepat sampai ke masyarakat adalah kunci dalam penanganan kesehatan, apalagi jika ada kejadian luar biasa atau wabah," ujar Henni dalam sambutannya.
Kerja sama ini nantinya akan mencakup publikasi jadwal posyandu, kampanye imunisasi, hingga edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat kelurahan.
Ketua PWPM, Muhammad Edison Ginting, menegaskan pihaknya siap menjadi mitra yang tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga mengawal kebijakan kesehatan. Menurutnya, wartawan bisa membantu mengidentifikasi persoalan di lapangan yang mungkin luput dari jangkauan dinas.
"Kami ingin informasi kesehatan tidak hanya sampai ke ponsel warga, tapi juga dipahami. Edukasi yang baik akan mencegah hoaks dan kepanikan," kata Edison didampingi Sekretaris Irwan Manalu, Bendahara Zulpiana Vina, Wakil Bendahara Muhammad Syaiful, dan bidang UMKM Joni Barus.
Dengan kemitraan ini, warga Medan diharapkan mendapatkan akses informasi kesehatan yang lebih terstruktur. Tidak hanya saat terjadi bencana atau wabah, tetapi juga informasi rutin seperti jadwal imunisasi anak di puskesmas, lokasi posyandu terdekat, hingga tips mencegah demam berdarah.
Dinkes juga berencana memanfaatkan jaringan wartawan untuk menyebarluaskan data valid saat terjadi lonjakan kasus penyakit, sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi palsu.
Kelompok yang paling merasakan manfaat adalah ibu hamil, balita, dan lansia. Mereka kerap menjadi sasaran utama program kesehatan, namun seringkali informasi tidak menjangkau hingga ke tingkat lingkungan. Melalui publikasi yang masif dan terpercaya, angka partisipasi imunisasi dan pemeriksaan kesehatan diharapkan meningkat.
Kesepakatan awal ini baru memasuki tahap perencanaan. Dinkes Medan dan PWPM akan menyusun jadwal pertemuan lanjutan untuk merumuskan format kerja sama teknis, termasuk jenis konten yang akan diprioritaskan. Masyarakat bisa menantikan informasi resmi dalam beberapa pekan ke depan.