MEDAN — Aksi brutal dua preman di terowongan Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, viral di media sosial pada Kamis (4/6/2026). Video amatir yang beredar luas memperlihatkan seorang pria bercelana loreng dengan tega menendang perut seorang wanita yang diketahui tengah hamil muda, sementara rekannya memukuli pria yang disebut sebagai suami korban.
Dalam rekaman berdurasi pendek yang diunggah ke media sosial, tampak sepasang suami istri berhenti di pinggir jalan menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba, tiga orang pria mengerumuni mereka. Dua di antaranya langsung melakukan penganiayaan.
Salah satu pelaku menendang perut korban wanita hingga ia memegangi perutnya dalam posisi kesakitan. Pelaku lainnya memukuli suami korban sambil memaki-maki dan menyuruh mereka pergi dari lokasi. Suara histeris korban wanita terdengar jelas di tengah keramaian pengendara yang melintas.
"Suami istri dianiaya para preman di terowongan Tembung, saat ada tawuran. Kondisi si istri lagi hamil muda," tulis pengunggah video dalam narasinya.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis membenarkan peristiwa tersebut. Penganiayaan terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Tim JCS dan Resmob langsung bergerak setelah laporan dan video viral diterima.
"Kedua terduga pelaku diamankan dan mengakui perbuatannya," ujar Adrian kepada wartawan, Kamis malam.
Kedua pelaku, Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37), ditangkap di sebuah bengkel di Jalan Baru sekitar pukul 23.00 WIB. Tak butuh waktu lama, mereka langsung diboyong ke Mapolrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi kekerasan ini diduga dipicu oleh situasi tawuran yang terjadi di sekitar lokasi. Namun, motif pasti penganiayaan terhadap pasutri tersebut masih dalam pendalaman penyidik. Polisi juga masih menyelidiki apakah ada keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Medan. Polisi belum mengumumkan pasal yang akan dikenakan, namun aksi kekerasan terhadap ibu hamil ini mendapat kecaman luas dari warganet.