Bordah Labuhanbatu Utara Meriahkan Panggung PRSU 2026, Bupati: Warisan Budaya Harus Terus Hidup

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:23:31 WIB
Ribuan pengunjung PRSU 2026 menyaksikan penampilan kesenian Bordah dari Kecamatan Kualuhleidong di panggung utama, Kamis (30/7) malam.

MEDAN — Ribuan pengunjung PRSU 2026 disuguhkan kekayaan seni dan tradisi Labuhanbatu Utara dalam satu panggung megah di Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (30/7) malam. Pagelaran bertajuk "Warisan Budaya di Tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok" ini menjadi ajang promosi budaya yang dinanti, menampilkan beragam atraksi mulai dari Tari Persembahan hingga Tari Kreasi Kualuh yang menggambarkan kekayaan budaya lokal.

Namun, malam itu perhatian pengunjung tertuju pada kesenian Bordah yang dibawakan kelompok perbordah dari Kecamatan Kualuhleidong. Alunan musik dan gerakan khasnya berhasil menghipnotis ribuan pasang mata yang memadati area panggung. Tak hanya itu, Tim Penggerak PKK dari tingkat kecamatan dan desa juga unjuk kebolehan, disusul hiburan dari para seniman asal Labura.

Makna Tema "Tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok" bagi Identitas Daerah

Bupati Labuhanbatu Utara, Dr H Hendri Yanto Sitorus SE MM, menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan. Menurutnya, tema tersebut merupakan cerminan semangat menjaga marwah dan jati diri daerah melalui keberagaman seni dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

"Melalui tema 'Warisan Budaya di Tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok', kita berharap identitas dan kekayaan budaya Labuhanbatu Utara semakin dikenal serta menjadi kebanggaan bersama," ujarnya di sela-sela acara.

PRSU Jadi Panggung Strategis, Persiapan Singkat Tak Halangi Ambisi

Hendri Yanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan seni dan budaya daerah agar tetap hidup, berkembang, serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai PRSU merupakan panggung strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Labura kepada masyarakat Sumatera Utara yang lebih luas.

Meski persiapan tahun ini relatif singkat, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Labura untuk menghadirkan penampilan seni dan budaya yang lebih maksimal pada penyelenggaraan PRSU berikutnya. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan kebudayaan lokal di tengah berbagai keterbatasan.

Apresiasi Ketua DPRD: Ruang Pelestarian Tetap Terbuka di Tengah Efisiensi Anggaran

Ketua DPRD Labuhanbatu Utara, Rimba Bertuah Sitorus SE MM, memberikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah yang tetap konsisten memberikan ruang bagi pelestarian kesenian dan budaya lokal. Menurutnya, komitmen ini patut diapresiasi karena dijalankan di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.

"Ini bukti bahwa kebudayaan tidak pernah ditinggalkan, bahkan di masa-masa sulit sekalipun," ujar Rimba. Kehadiran Bordah dan berbagai tarian kreasi di panggung PRSU tahun ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan dalam satu harmoni pembangunan daerah.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top