SUMATERA UTARA — Pengguna yang menginginkan jam tangan Apple paling bertenaga kini menanti kabar penerus Apple Watch Ultra 3. Perangkat ini diprediksi membawa pembaruan signifikan, bukan sekadar penyegaran kecil. Bocoran yang beredar menunjukkan Apple fokus pada efisiensi daya, akurasi pemantauan kesehatan, dan integrasi kecerdasan buatan.
Berikut rangkuman rumor dan prediksi dari berbagai sumber industri mengenai Apple Watch Ultra 4.
Apple telah mengonfirmasi acara bertajuk "Surprise and Shine" pada Rabu, 9 September 2026. Pada momen ini, Apple Watch Ultra 4 diyakini diperkenalkan bersamaan dengan Apple Watch Series 12 dan jajaran iPhone 18. Pemesanan awal (pre-order) kemungkinan dibuka pada akhir pekan yang sama, dengan pengiriman unit perdana pada pekan berikutnya.
Soal harga, Apple konsisten membanderol seri Ultra di angka US$ 799 sejak generasi pertama pada 2022. Namun, analis memperkirakan angka tersebut berpotensi naik. Jika dihitung inflasi, nilai US$ 799 pada 2022 setara dengan sekitar US$ 885 (sekitar Rp 14,6 juta) di tahun 2026. Tekanan kompetitif juga datang dari Garmin yang menjual model premium seperti Fenix 8 di atas harga tersebut, memberi ruang bagi Apple untuk menyesuaikan banderol.
Desain case Apple Watch Ultra disebut-sebut akan mengalami perubahan besar pertama sejak 2022. Laporan dari Digitimes mengindikasikan adanya penipisan ketebalan bodi. Selain itu, analisis mendalam dari 9to5Mac memunculkan spekulasi penambahan pemindai sidik jari (Touch ID) yang tertanam di bawah layar, digital crown, atau tombol aksi. Fitur ini nantinya menjadi alternatif pengganti kode sandi untuk membuka kunci perangkat.
Kabar kurang menggembirakan datang bagi pengguna dengan pergelangan tangan kecil. Tidak ada indikasi Apple akan merilis varian Ultra 4 dengan ukuran case lebih kecil. Desainnya tetap mengusung dimensi besar dan kokoh seperti pendahulunya.
Sektor kesehatan menjadi fokus utama peningkatan. Apple dikabarkan tengah mengembangkan teknologi pemantauan tekanan darah yang lebih canggih. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang hanya memberikan peringatan hipertensi, sensor baru ini diklaim mampu memberikan laporan tren tekanan darah yang lebih akurat. Teknologi ini tetap memanfaatkan sensor detak jantung optik untuk menganalisis respons pembuluh darah terhadap setiap detak jantung, namun dengan tingkat presisi lebih tinggi.
Meski demikian, fitur pemantauan gula darah non-invasif yang selama ini dinanti-nanti diprediksi belum siap diluncurkan tahun ini. Apple masih terus mengembangkannya. Laporan lain menyebut jumlah sensor pada Ultra 4 akan berlipat ganda dibandingkan Ultra 3, meski belum jelas apakah itu sensor kesehatan, sensor sidik jari, atau kombinasi keduanya.
Dari sisi perangkat lunak, watchOS 27 yang menjadi sistem operasi bawaan Ultra 4 sudah dikonfirmasi mendukung Siri AI yang ditenagai Gemini. Ada juga rumor mengenai "wellness concierge" berbasis AI yang lebih personal di aplikasi Kesehatan (Health). Fitur ini dirancang membantu pengguna menetapkan dan menjaga tujuan kebugaran harian.
Peningkatan efisiensi daya menjadi salah satu poin yang paling dinantikan. Sebagai perbandingan, Apple Watch Ultra 2 bertahan hingga 36 jam, sementara Ultra 3 meningkat tipis menjadi 42 jam. Untuk Ultra 4, Digitimes melaporkan adanya peningkatan efisiensi prosesor yang "moderat". Hal ini bisa berdampak signifikan pada durasi pemakaian, atau justru menjadi penyangga untuk fitur baru yang lebih boros energi.
Survei yang dilakukan Tom's Guide kepada pembacanya menunjukkan 41 persen responden menempatkan daya tahan baterai sebagai fitur yang paling diharapkan. "Fitur kesehatan yang lebih baik" dan "case lebih tipis" berada di posisi berikutnya dengan masing-masing 20 persen suara.
Dengan segala bocoran yang ada, peluang Apple Watch Ultra 4 meluncur pada September mendatang terbilang besar. Namun, banyak spekulasi kunci seperti kapasitas baterai, dimensi presisi, dan tipe layar masih belum jelas. Hal ini menyulitkan penilaian apakah Ultra 4 akan menjadi pembaruan kecil atau lompatan besar.
Faktor harga juga menjadi penentu. Jika Apple menaikkan banderol di atas US$ 799, mereka harus mampu membuktikan bahwa peningkatan internal dan fitur baru sepadan dengan biaya tambahan. Bagi Anda yang menginginkan smartwatch tangguh dengan ekosistem Apple, menunggu pengumuman resmi pada September tampaknya adalah keputusan paling bijak.