PEMATANGSIANTAR — Gelaran apel di Lapangan Adam Malik berlangsung dengan peserta yang datang dari sejumlah daerah di Sumatera Utara. Sebelum apel digelar, kegiatan serupa pertama kali dilaksanakan pada 2023 di Toraja, Sulawesi Selatan, setelah pengukuhan kepengurusan dan Rakernas GAMKI di Kota Medan.
Rakernas di Medan itu dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang hadir langsung dalam Apel Kebangsaan. Pada penyelenggaraan kedua di Pematangsiantar, tema "Pulihkanlah Bangsa Kami" diusung sebagai penegasan semangat persatuan dan toleransi generasi muda Kristen.
Sahat Sinurat menyampaikan agenda lanjutan organisasi setelah apel kebangsaan di Sumatera Utara. Rakernas akan berlangsung pada November 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Bulan depan kita akan melaksanakan Rakernas di Makassar. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan GAMKI, khususnya di Sumatera Utara, untuk bersama-sama menjaga Indonesia, terutama dari Kota Pematangsiantar," kata Sahat dalam sambutannya.
Menurut Sahat, penyelenggaraan apel di Pematangsiantar menjadi bagian dari kesiapan kader GAMKI Sumut memperkuat komitmen menjaga keutuhan bangsa. Ia menempatkan kegiatan tersebut sebagai pijakan sebelum Rakernas digelar.
Dalam kesempatan yang sama, Sahat menyinggung sejarah Barisan GAMKI Serbaguna (BRIGSENA). Organisasi itu memiliki catatan sejarah dalam perjuangan bangsa, termasuk keterlibatan kadernya dalam peristiwa penumpasan G30S/PKI.
Sahat menyebut terdapat lima kader BRIGSENA yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Surakarta, Jawa Tengah. Penyebutan sejarah itu menjadi pengingat keterkaitan GAMKI dengan perjalanan bangsa.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengajak peserta menjadikan Apel Kebangsaan sebagai momentum merefleksikan tanggung jawab generasi muda dalam membangun bangsa. Menurut Wesly, tema "Pulihkanlah Bangsa Kami" mengandung pesan tentang pentingnya memperkuat persatuan, kepedulian, integritas, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Wesly juga menekankan pentingnya kepemimpinan pemuda Kristen yang transformatif dan inovatif. Menurutnya, generasi muda perlu meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Apel Kebangsaan GAMKI Sumut menutup rangkaian kegiatan di Pematangsiantar dengan penekanan pada persatuan dan toleransi. Perhatian berikutnya mengarah ke Rakernas GAMKI di Makassar pada November 2026.