MEDAN — Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Minggu Kasih yang rutin digelar Polda Sumut untuk memperkuat kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat. Selain berdialog, Kapolda menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jemaat.
Kapolda Sumut datang didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumut. Rombongan disambut Sekretaris DPP Gereja Katedral Yoseph, Imam Gereja Katedral RD Sesarius Petrus Mau, dan para jemaat.
Di hadapan jemaat, Irjen Pol. Sonny Irawan memperkenalkan diri sebagai Kapolda Sumatera Utara yang baru. Ia memohon dukungan masyarakat dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah Sumatera Utara.
Menurut Kapolda, semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Prinsip itu sejalan dengan tagline "Polisi Bersama Masyarakat" yang diusung kepolisian.
"Sumatera Utara memiliki kondisi geografis yang strategis serta keberagaman suku, agama, ras dan budaya. Keberagaman ini harus kita jaga bersama dalam semangat persatuan dan kesatuan, berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Kapolda.
Kapolda mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, khususnya oleh informasi yang beredar di media sosial. Setiap informasi, katanya, perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum dipercaya atau disebarluaskan.
Isu lain yang disorot adalah peredaran narkoba. Kapolda menegaskan pemberantasan narkoba harus dilakukan menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum.
"Kita harus bersama-sama menjaga keluarga dan generasi muda dari bahaya narkoba. Apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba, masyarakat jangan ragu untuk melapor. Kami juga berkomitmen tidak akan melindungi siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkoba, termasuk apabila ada anggota Polri yang terbukti terlibat," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolda meminta masyarakat berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman. Warga diminta mencegah tawuran dan berbagai bentuk kejahatan jalanan dengan memperkuat kepedulian di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga diimbau segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, maupun layanan kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau yang berpotensi mengganggu keamanan. Kapolda turut mengajak warga Sumatera Utara membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai tanggung jawab bersama menjaga keselamatan di jalan raya.
"Kami menyadari pelayanan Polri masih perlu terus diperbaiki. Karena itu, kami memohon dukungan dan masukan dari masyarakat. Kepada seluruh anggota juga sudah saya sampaikan, jangan mempersulit urusan masyarakat dan teruslah menebarkan kebaikan," katanya.
Kegiatan Minggu Kasih ditutup dengan sesi foto bersama Kapolda Sumut, Imam Gereja RD Sesarius Petrus Mau, dan para jemaat.