Brigjen Pol Johanson Ronald Simamora, Putra Sumut, Ditunjuk Kapolri Jadi Dirpolsatwa Baharkam Polri

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Minggu, 08 November 2026 | 10:02:01 WIB
Brigjen Pol Johanson Ronald Simamora ditunjuk Kapolri sebagai Dirpolsatwa Baharkam Polri.

MEDAN — Brigjen Pol Dr. Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H. meninggalkan penugasan lama di Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengisi kursi Dirpolsatwa. Jabatan sebelumnya adalah Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada BIN.

Di posisi baru, Johanson menggantikan Brigjen Pol Tory Kristianto. Tory dimutasi ke kursi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.

Rotasi 264 Perwira di Tubuh Polri

Surat telegram bernomor ST/2467/XI/KEP/2026 menjadi dasar penunjukan Johanson. Rotasi mencakup posisi strategis di Mabes Polri, Bareskrim, Baharkam, hingga jajaran kepolisian daerah.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyebut pergeseran jabatan sebagai dinamika organisasi. Tujuannya memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal.

"Pergeseran jabatan juga mencakup sejumlah posisi strategis di Mabes Polri, Bareskrim, Baharkam, serta jajaran kepolisian daerah. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Polri melalui penempatan personel sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing," kata Johnny.

Apa Tugas Dirpolsatwa?

Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri menaungi personel dan satwa terlatih untuk mendukung operasional kepolisian. Satwa dilatih untuk pengamanan, pengendalian situasi, pencarian, dan pelacakan.

Kemampuan itu dipakai pada kegiatan operasional tertentu yang tidak bisa ditangani personel manusia sendirian. Tantangan keamanan yang berkembang menuntut satuan ini bekerja lebih responsif dan modern.

Penunjukan Johanson diharapkan memperkuat profesionalisme personel serta pengembangan satuan polisi satwa. Rotasi ini juga menjadi momentum pembenahan kinerja direktorat di bawah Korsabhara Baharkam.

Jejak Penugasan di BIN

Sebelum masuk struktur Baharkam, Johanson berkiprah di ranah intelijen. Penugasannya di BIN menjadi bekal tersendiri saat memimpin satuan yang bergerak di lapangan operasional.

Polri membutuhkan institusi yang mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya pendukung operasional. Satwa terlatih termasuk di dalamnya, terutama untuk situasi yang menuntut kepekaan indra dan mobilitas tinggi.

Publik berharap pejabat yang menerima amanah baru menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas. Kontribusi nyata bagi institusi Polri dan masyarakat menjadi ukuran keberhasilan rotasi ini.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: lensamedan.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top