MEDAN — Seorang petugas keamanan gudang di kawasan Jalan Palu Gelombang, Kecamatan Medan Labuhan, harus menjalani perawatan intensif setelah dikeroyok dan dibacok oleh sekelompok pemuda. Peristiwa itu terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Peristiwa berawal saat korban, Yopi (27), warga Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, tengah menjalankan tugas jaga malam di Gudang Palu Cahaya Mas. Tiba-tiba, enam orang pemuda yang tidak dikenal datang dan meminta meminjam becak milik perusahaan.
Karena tidak mengenali para pelaku, Yopi menolak permintaan tersebut. Penolakan itu membuat para pemuda tersebut marah dan langsung melakukan aksi brutal. Mereka mengeroyok korban dengan senjata tajam jenis kelewang, tongkat bisbol, dan kayu.
Dalam pengeroyokan itu, salah satu pelaku membacok bagian kepala kiri korban. Yopi yang berlumuran darah berusaha melarikan diri namun terjatuh. Para pelaku kemudian melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi sekarat.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Haji Medan untuk mendapatkan perawatan medis. Akibat kejadian tersebut, Yopi harus menerima 15 jahitan pada bagian kepala kiri dan luka di sebagian tubuhnya.
Dahari Manim, Direktur Utama perusahaan tempat korban bekerja, bersama orangtua korban, Supriadi, menyatakan akan segera melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
"Sebentar lagi kita akan laporkan ke Polsek Medan Labuhan terkait penganiayaan tersebut," ungkap Dahari kepada awak media, Jumat (9/6/2026).
Insiden ini menjadi contoh lain dari maraknya aksi kriminalitas yang dipicu oleh masalah sepele di lingkungan kerja. Seorang petugas keamanan yang menjalankan tugasnya justru menjadi korban kekerasan karena menolak permintaan yang dianggapnya mencurigakan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan masih mendalami kasus ini dan memburu para pelaku yang kabur setelah melancarkan aksinya.