SUMATERA UTARA — Pelepasan distribusi jagung tersebut digelar di halaman Mapolres Prabumulih. Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana memimpin langsung prosesi tersebut. Menurutnya, keterlibatan polisi bukan sekadar pengawalan, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Kami ingin memastikan hasil panen petani dapat tersalurkan dengan baik hingga ke tujuan. Ketahanan pangan menjadi bagian penting dari ketahanan nasional sehingga perlu didukung bersama,” ujar AKBP Bobby.
Distribusi langsung ke gudang Bulog dinilai strategis. Selain menyerap hasil panen petani, langkah ini juga menjaga stok pangan pemerintah tetap aman. Dengan begitu, harga jagung di tingkat petani diharapkan tidak anjlok dan pendapatan mereka bisa meningkat.
Kegiatan ini melibatkan Dinas Pertanian Kota Prabumulih, kelompok tani, dan sejumlah pemangku kepentingan lain yang selama ini mendorong pengembangan sektor pertanian di daerah.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan, pihaknya akan terus mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor krusial dalam kelancaran distribusi hasil pertanian dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Polda Sumsel berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Nandang.
Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan petani ini diharapkan mampu menyerap hasil panen secara optimal. Pada akhirnya, upaya ini memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat hulu, yakni para petani di daerah. Pengawalan distribusi seperti ini pun dinilai bisa menjadi model bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.