TAPANULI SELATAN — Dua rumah ibadah di Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi sasaran bakti sosial Polres setempat dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Personel kepolisian turun langsung membersihkan Gereja GKPA di Desa Janjimauli dan Masjid Al-Muttaqin di Desa Sibadoar, sekaligus menyerahkan bantuan sembako.
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara mengatakan kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi bagian dari upaya merawat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk. "Hari ini kami hadir di gereja dan masjid bukan hanya untuk melaksanakan bakti sosial, tetapi untuk merawat kebersamaan," kata Yon Edi saat kegiatan berlangsung, Rabu.
Menurut dia, kehadiran polisi di dua tempat ibadah yang berbeda keyakinan itu menjadi simbol bahwa Polri tidak membeda-bedakan latar belakang warga. "Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir untuk semua dan tidak melihat perbedaan agama, suku, maupun latar belakang," ujarnya.
Yon Edi menilai pemeliharaan keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya mengandalkan patroli dan penegakan hukum. Menurut dia, membangun hubungan baik dengan warga melalui kehadiran yang tulus sama pentingnya dengan tugas represif.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80, lanjut dia, menjadi pengingat bagi seluruh personel agar semakin dekat dengan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pengurus Gereja GKPA Janjimauli dan Badan Kemakmuran Masjid Al-Muttaqin Desa Sibadoar. Mereka menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polres Tapanuli Selatan yang membantu membersihkan lingkungan rumah ibadah.
Selain kerja bakti, Polres Tapanuli Selatan juga menyerahkan paket sembako kepada warga sekitar sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial menjelang perayaan Hari Bhayangkara ke-80.