SAMOSIR — Lebih dari 100 orang mendaftar sebagai pendonor dalam kegiatan donor darah yang digelar Polres Samosir. Namun, hanya 80 orang yang dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan dan bisa menyumbangkan darahnya.
Para pendonor berasal dari lintas instansi. Rinciannya, 67 personel Polri, 2 personel TNI, anggota Bhayangkari, Persit, petugas Kejaksaan Negeri Samosir, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan Puskesmas Buhit, dan 3 warga umum. Kehadiran Kajari Samosir dan Kadinkes Samosir turut mewarnai jalannya acara.
Setiap calon pendonor menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum darahnya diambil. Tim Sidokkes Polres Samosir bersama PMI memeriksa tekanan darah, kadar hemoglobin, golongan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Kerja sama dengan PMI Kota Pematangsiantar dan PMI Kabupaten Samosir memastikan proses donor berjalan sesuai standar medis. Darah yang terkumpul akan dikelola oleh PMI untuk distribusi lebih lanjut.
Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan berharap darah yang terkumpul bisa membantu pasien yang membutuhkan, khususnya di wilayah Danau Toba. Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara Polri dengan instansi pemerintah dan masyarakat setempat.
Donor darah ini merupakan salah satu rangkaian bakti kesehatan menjelang Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026. Polres Samosir masih akan menggelar kegiatan sosial lainnya dalam waktu dekat.