Kolaborasi PKK dan PT SMGP Dorong UMKM Desa Sibanggor Tongga, Olahan Labu Jipang Tembus Pasar Modern

Penulis: Syahrul Karim  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 20:48:31 WIB
Ibu-ibu PKK Desa Sibanggor Tongga mengembangkan produk olahan labu jipang hasil kolaborasi dengan PT SMGP.

MADINA — Produk olahan berbahan dasar labu jipang yang dikelola ibu-ibu PKK Desa Sibanggor Tongga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, kini menjadi primadona program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Inovasi ini lahir dari kolaborasi antara Tim Penggerak PKK desa dan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang telah berlangsung sejak tiga tahun lalu.

Kepala Desa Sibanggor Tongga, Mulyadi, mengungkapkan bahwa pembinaan dari PT SMGP tidak hanya sebatas pelatihan teknis pengolahan. Perusahaan energi panas bumi itu turut membimbing para kader PKK dari hulu ke hilir, mulai dari cara memilih bahan baku hingga teknik pengemasan produk siap jual.

“Alhamdulillah sudah berjalan tiga tahun. Berkat kolaborasi ini, ibu-ibu PKK memiliki keterampilan yang dibina langsung oleh PT SMGP,” ujar Mulyadi saat menerima Tim Monitoring PKK Provinsi Sumatera Utara di Sibanggor Tongga, Selasa.

Apa Langkah Selanjutnya agar Produk Lokal Tembus Minimarket?

Tim Monitoring PKK Sumatera Utara kategori UP2K merekomendasikan agar pengelola program segera menyusun nota kesepahaman (MoU) secara tertulis dengan PT SMGP. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat legalitas kerja sama, menjaga keberlanjutan pendampingan, serta mempermudah akses terhadap bantuan permodalan dan pemasaran di masa depan.

Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, menekankan pentingnya melengkapi perizinan produk lokal. Menurutnya, tanpa izin edar resmi, produk olahan labu jipang ini akan sulit bersaing di pasar modern seperti minimarket dan supermarket.

“Segala perizinan produk lokal untuk dilengkapi dan difasilitasi, agar bisa masuk ke minimarket dan bersaing dengan produk dari luar,” ujar Atika.

Dukungan Pemkab: Produk Lokal Wajib Hadir di Setiap Rapat

Atika juga meminta agar setiap kegiatan rapat di tingkat kabupaten menghadirkan produk lokal desa sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Ia berharap pembinaan dari Tim Monitoring segera ditindaklanjuti oleh perangkat desa dan kader PKK.

“Manfaatkan potensi yang ada, jadikan sebagai sumber pendapatan keluarga, dan kembangkan produk lokal hingga ke luar kecamatan,” kata Atika.

Sementara itu, Kepala Desa Mulyadi berharap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dapat turun tangan membantu pemasaran produk lokal PKK. Ia optimistis, dengan pendampingan yang konsisten, produk olahan labu jipang dari Sibanggor Tongga bisa menjadi oleh-oleh khas yang dikenal luas di Sumatera Utara.

“Kiranya pemerintah daerah dapat membantu pemasaran produk lokal PKK Desa Sibanggor Tongga ini,” pungkas Mulyadi.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top