MEDAN — Pemerintah pusat memastikan ketahanan pangan di Sumatera Utara dalam kondisi aman. Hal itu terungkap setelah Menko Polkam Djamari Chaniago meninjau langsung gudang Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Bulog Pulo Brayan Darat I, Medan, Jumat (3/7/2026).
Dalam kunjungan itu, Djamari didampingi Sekretaris Kemenko Polkam, para deputi, serta staf khusus. Rombongan disambut Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto.
Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto menyebutkan, pihaknya saat ini menguasai 44.780 ton beras yang tersebar di seluruh gudang di wilayah Sumut. Jumlah itu diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga hingga tujuh bulan ke depan.
"Stok beras di Sumut mencapai 44.780 ton dan cukup untuk kebutuhan tujuh bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Budi.
Di gudang Pulo Brayan Darat I sendiri, saat ini tersimpan sekitar 7.529 ton beras dan 54.000 liter minyak goreng sebagai bagian dari persediaan komoditas pangan yang dikelola Bulog.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan, ketersediaan pangan yang terjaga akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas nasional. Ia mengapresiasi kesiapan Bulog dalam mengelola cadangan beras pemerintah.
"Ketersediaan pangan yang terjaga akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas nasional. Saya mengapresiasi kesiapan Bulog dalam mengelola Cadangan Beras Pemerintah," kata Djamari.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan Bulog harus terus diperkuat agar selalu siap menghadapi dinamika pangan ke depan.
Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas, kuantitas, dan keamanan CBP sesuai standar operasional yang berlaku. Kunjungan kerja ini, menurutnya, menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah dan Bulog.
"Kami berkomitmen memastikan ketersediaan, kualitas, dan keamanan Cadangan Beras Pemerintah sehingga masyarakat memperoleh kepastian atas ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia," kata Marga.
Kunjungan tersebut juga diisi dengan dialog mengenai pengelolaan stok pangan, sistem pergudangan, hingga pelaksanaan penugasan pemerintah yang dijalankan Bulog.