Kakanwil Kemenhaj Sumut Zulkifli Sitorus Siapkan Pengajian Rutin untuk Jaga Kemabruran Haji Jamaah Sepanjang Hayat

Penulis: Syahrul Karim  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 18:26:31 WIB
Kakanwil Kemenhaj Sumut Zulkifli Sitorus mempersiapkan pengajian rutin untuk menjaga kemabruran haji jamaah sepanjang hayat.

MEDAN — Kemenhaj Sumut tidak ingin ibadah haji hanya berhenti sebagai ritual musiman. Melalui forum pengajian rutin yang akan digelar, para haji dan hajjah diharapkan mampu mentransformasikan kesalehan spiritual menjadi kesalehan sosial yang nyata di lingkungan masing-masing.

Bukan Sekadar Ritual, Tapi Perubahan Sikap

Zulkifli menegaskan bahwa ibadah haji harus melahirkan perubahan sikap, akhlak mulia, dan kepedulian sosial. Menurutnya, peradaban dan keadaban haji merupakan salah satu pilar dari Tri Sukses Haji yang menjadi visi penyelenggaraan ibadah.

“Ibadah haji tidak hanya dimaknai sebagai kesalehan vertikal, tetapi juga harus bertransformasi menjadi kesalehan sosial, akhlak mulia, serta kontribusi nyata yang membawa kedamaian, kesetaraan, dan kemajuan bagi masyarakat,” ujar Zulkifli melalui sambungan telepon, Selasa (7/7/2026).

Instruksi Langsung dari Wakil Menteri

Program pengajian ini bukan sekadar inisiatif daerah. Zulkifli mengungkapkan bahwa pembentukan forum tersebut merupakan instruksi langsung dari Wakil Menteri Haji dan Umrah kepada seluruh jajaran Kemenhaj di Indonesia.

“Bapak Wakil Menteri telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kemenhaj agar membentuk dan melaksanakan pengajian jemaah haji. Kami di Kemenhaj Sumatera Utara siap melaksanakan arahan tersebut,” tegasnya.

24 Delegasi Sumut Ikuti Raker Nasional Persiapan 2027

Komitmen ini mengemuka setelah Zulkifli bersama 23 peserta lainnya—terdiri dari Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah serta seluruh Kepala Kantor Kemenhaj kabupaten/kota se-Sumut—mengikuti rapat kerja nasional. Raker bertema “Berbenah Tanpa Henti, Menghadirkan Layanan Haji yang Humanis, Profesional, dan Adaptif” itu memberikan wawasan baru untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027.

“Kesannya sangat baik untuk membangun kebersamaan, kedisiplinan, serta kesiapan seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas,” ungkap Zulkifli.

Nilai Ikhlas dan Persaudaraan Harus Hidup di Masyarakat

Melalui pertemuan dan pengajian rutin, para jemaah akan terus diingatkan untuk mengamalkan nilai keikhlasan, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Kemenhaj Sumut berharap para jemaah tidak hanya menyandang predikat haji mabrur secara pribadi, tetapi juga menjadi teladan yang memperkuat persaudaraan dan mendukung terwujudnya masyarakat yang religius serta harmonis.

“Perlu ada pertemuan dan pengajian untuk mengingatkan para haji dan hajjah agar nilai-nilai ibadah haji selalu hidup dan menjelma di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” kata Zulkifli.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: okemedan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top