Bupati Humbahas dan Gubsu Bobby Nasution Bermalam di Bumi Perkemahan Sibolangit, Jamdasu XI Tekankan Generasi Tangguh

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Senin, 13 Juli 2026 | 17:54:31 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Bupati Humbahas Oloan Nababan menginap di Bumi Perkemahan Sibolangit pada penutupan Jamdasu XI.

MEDAN — Ribuan anggota Pramuka dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara mengikuti rangkaian kegiatan Jamdasu XI yang berlangsung selama lima hari di Bumi Perkemahan Sibolangit. Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara pada upacara penutupan.

Enam Zona Pembelajaran Modern untuk Pramuka

Panitia membagi kegiatan jambore ke dalam enam zona utama, yaitu Integritas, Teknologi, Outdoor Activity, Keterampilan, Permainan, dan Penanggulangan Bencana. Setiap zona memberikan pengalaman belajar yang berbeda, mulai dari kepemimpinan, penguatan karakter, ketahanan pangan, keterampilan hidup, hingga pemanfaatan teknologi.

Pendekatan ini menunjukkan Gerakan Pramuka terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar pembentukan karakter. Peserta juga mengembangkan kemampuan bekerja sama, menyelesaikan masalah, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Kepala Daerah Bermalam Bersama Peserta

Gubernur Sumatera Utara bersama Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan dan sejumlah kepala daerah menunjukkan dukungan langsung dengan bermalam di bumi perkemahan. Kehadiran para pemimpin daerah itu memberi motivasi kepada peserta agar terus mengembangkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.

Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan menilai jambore menjadi momentum penting untuk membentuk generasi muda yang berintegritas, kreatif, dan mandiri. Ia mendorong peserta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai kebangsaan dan kepedulian sosial.

Gubernur: Keterampilan Pramuka Jadi Bekal Dunia Kerja

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Afif Nasution mengapresiasi seluruh peserta, pembina, panitia, serta pemerintah kabupaten dan kota yang mendukung suksesnya Jamdasu XI. Ia menilai pendidikan kepramukaan memiliki manfaat besar bagi kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.

Berbagai keterampilan yang dipelajari peserta, seperti bertahan hidup di alam, mendirikan tenda, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian sosial, menjadi bekal penting menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, kemampuan tersebut akan melahirkan generasi yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi perubahan.

Investasi Jangka Panjang untuk Sumatera Utara

Jamdasu XI tidak sekadar menjadi agenda rutin Gerakan Pramuka. Kegiatan tersebut menjadi investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi muda Sumatera Utara. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Gerakan Pramuka, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus berlanjut.

Melalui sinergi tersebut, lahir generasi yang disiplin, berdaya saing, peduli terhadap sesama, serta siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung kegiatan yang memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan kepramukaan.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: galasibot.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top