STABAT — Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti meminta jajaran perangkat daerah tidak lagi bekerja berdasarkan laporan administratif semata. Dalam rapat koordinasi yang digelar Rabu (22/7/2026), ia menekankan bahwa setiap program harus terukur dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh warga.
"Saya meminta seluruh OPD memastikan program pembangunan selaras dengan RPJMD dan prioritas pemerintah pusat, provinsi, serta daerah. Tingkatkan capaian IKU, percepat realisasi PHTC, dan pastikan pengelolaan Dana TKD Tambahan Bencana serta pembangunan hunian tetap berjalan profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai aturan," tegas Tiorita dalam sambutannya.
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis. Mulai dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan APBD Tahun Anggaran 2027, perubahan RKPD 2026, hingga pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Bencana.
Tiorita secara spesifik menyoroti pencapaian delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Kabupaten Langkat. Ia meminta setiap perangkat daerah melakukan percepatan terhadap indikator yang masih tertinggal dibandingkan capaian tingkat provinsi, nasional, maupun daerah lain. Selain itu, realisasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang merupakan janji pembangunan kepada masyarakat juga diminta dipercepat.
Plt Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan melalui instrumen pencegahan korupsi. Capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) Kabupaten Langkat Tahun 2025 tercatat di angka 60,70. Sementara Survei Penilaian Integritas (SPI) mencapai 69,95.
"Nilai MCSP dan SPI harus menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah. Saya tidak ingin angka-angka tersebut hanya sebatas laporan, tetapi menjadi bahan introspeksi dan dasar melakukan perbaikan nyata," ujarnya.
Tiorita tak hanya bicara soal angka dan program. Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN. Menurutnya, kedisiplinan adalah fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas.
"Saya meminta seluruh kepala perangkat daerah agar lebih aktif melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pegawai di lingkungan kerja masing-masing, sehingga setiap tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Tiorita meminta perangkat daerah yang menangani pengelolaan Dana TKD Tambahan Bencana dan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak banjir agar menjalankan seluruh proses secara profesional dan akuntabel. Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Langkat.
Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian di lingkungan Setda, serta para camat se-Kabupaten Langkat.