LANGKAT — Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menjemput Keadilan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Lapangan Bola Eks PT. RGM, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Senin (27/1). Mereka adalah perwakilan masyarakat dari Kecamatan Besitang, Sei Lepan, Babalan, Brandan Barat, dan Tanjung Pura yang rumah dan lahannya terendam banjir besar tiga bulan lalu.
Massa bergerak dari titik kumpul di Masjid Raya Besitang menuju lokasi aspirasi. Mereka menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan umum untuk menyuarakan satu tuntutan utama: percepatan realisasi bantuan bagi korban banjir yang hingga kini belum tuntas.
Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan hadir langsung di lokasi bersama Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, Sekretaris Daerah Amril, serta unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait. Kehadiran pimpinan tertinggi kepolisian di tengah massa menjadi sinyal bahwa aparat tidak hanya berjaga, tapi juga mendengar.
PS. Kasi Humas Polres Langkat IPTU M.R. Siregar menyebutkan, seluruh personel pengamanan bertugas dengan sigap, tertib, dan tetap ramah. Tidak ada satu pun insiden atau gesekan selama aksi berlangsung.
"Langkah cepat dan strategi pengamanan yang humanis dengan membagikan air mineral dan snack, situasi di lokasi terpantau berjalan aman," ujar IPTU M.R. Siregar dalam keterangannya.
Aksi damai ini sekaligus menjadi implementasi program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA yang diinisiasi Kapolres Langkat. Program ini mengusung semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.
Melalui semangat "Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai," Polres Langkat berkomitmen terus membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran langsung Kapolres di tengah aksi membuktikan bahwa pengamanan tidak selalu berarti jarak, tapi bisa berarti kehadiran yang menenangkan.