Pencarian

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil di 6.450-6.700, Investor Tunggu Keputusan The Fed hingga BoJ

Senin, 14 September 2026 • 12:31:31 WIB
IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil di 6.450-6.700, Investor Tunggu Keputusan The Fed hingga BoJ
Pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat (11/9/2026) ditutup terkoreksi 0,73 persen ke level 6.541,38.

MEDAN — IHSG ditutup di level 6.541,38 pada Jumat (11/9/2026), terkoreksi 0,73 persen setelah sempat menyentuh 6.462. Pelemahan sepanjang pekan lalu mencapai 1,43 persen. Pergerakan tersebut menjadi pijakan Phintraco Sekuritas dalam menyusun proyeksi pekan ini.

Ruang gerak indeks dinilai masih lebar. Sentimen datang dari luar dan dalam negeri sekaligus, mulai dari keputusan bank sentral hingga pergerakan rupiah dan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN).

Tiga Bank Sentral Jadi Penentu Arah Pasar Pekan Ini

Phintraco Sekuritas menyoroti jadwal rapat moneter tiga bank sentral utama. The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan pada 16 September, disusul Bank of England pada 17 September, dan Bank of Japan pada 18 September.

"Pada pekan depan, investor global akan menantikan keputusan moneter beberapa bank sentral, seperti the Fed [16/9], Bank of England [17/9] dan Bank of Japan [18/9]," tulis tim riset Phintraco Sekuritas, dikutip Senin (14/9/2026).

Dari dalam negeri, pergerakan rupiah dan imbal hasil SBN turut dicermati investor. Kombinasi faktor global dan domestik itu membuat IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.450-6.700.

Risiko Profit Taking Masih Terbuka

Secara teknikal, Phintraco menilai posisi IHSG masih relatif bertahan. Meski begitu, risiko koreksi maupun aksi ambil untung tetap perlu diwaspadai.

MNC Sekuritas melihat hal serupa. Indeks memang mampu ditutup di atas MA20, tetapi membentuk gap pada rentang 6.552-6.585.

"Pada timeframe weekly, posisi IHSG terkoreksi 1,43%. Kami update skenario IHSG, di mana saat ini diperkirakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji 6.370-6.451," tulis MNC Sekuritas.

MNC Sekuritas menetapkan level support di 6.448 dan 6.318, dengan resistance di 6.633 dan 6.705.

Rekomendasi Saham: ADMR, INET, dan NCKL Masuk Daftar Buy on Weakness

MNC Sekuritas merilis sejumlah rekomendasi untuk perdagangan hari ini. Tiga saham masuk kategori buy on weakness, satu saham disarankan sell on strength.

  • ADMR — Buy on Weakness. Saham terkoreksi 2,74 persen ke level 1.600 dan masih didominasi tekanan jual. Posisi diperkirakan berada pada bagian wave (iv) dari wave [c]. Buy on Weakness: 1.540-1.585. Target Price: 1.710 dan 1.765. Stoploss: di bawah 1.500.
  • INET — Buy on Weakness. Saham terkoreksi 0,58 persen ke level 344 dengan munculnya volume pembelian. Koreksi tertahan cluster MA20 dan MA200, diperkirakan berada pada wave [iv] dari wave C. Buy on Weakness: 296-318. Target Price: 366 dan 400.
  • NCKL — Buy on Weakness. Saham terkoreksi 1,57 persen ke level 940 dan masih didominasi tekanan jual. Koreksi menembus MA20, diperkirakan berada pada wave (B) dari wave [Y]. Buy on Weakness: 840-910. Target Price: 980 dan 1.060. Stoploss: di bawah 830.
  • DSNG — Sell on Strength. Saham terkoreksi 2,40 persen ke level 1.625 dan masih didominasi tekanan jual. Diperkirakan berada pada awal wave (B) dari wave [B] label hitam atau awal wave [C] label merah, sehingga berpotensi melanjutkan koreksi menguji rentang 1.400-1.585. Sell on Strength: 1.655-1.680.

Bagi investor yang mencermati pasar pekan ini, tiga jadwal bank sentral pada 16-18 September menjadi penanda penting. Arah rupiah dan imbal hasil SBN akan melengkapi gambaran sebelum keputusan ambil posisi di saham-saham yang masuk daftar pantauan.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: digtara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks