STABAT — Tiorita menekankan bahwa MABMI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjaga serta mengembangkan nilai-nilai adat istiadat dan budaya Melayu sebagai identitas Langkat. Menurutnya, lembaga ini harus mampu melahirkan program yang tidak sekadar melestarikan warisan budaya, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian budaya Melayu sebagai identitas daerah. Saya berharap MABMI mampu melahirkan program-program yang tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, pembinaan generasi muda, pengembangan ekonomi kreatif, dan penguatan nilai-nilai religius," ujar Tiorita dalam sambutannya.
Pelantikan pengurus MABMI Langkat dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 4/SK/PW.MABMI-SU/VII/2026. H. Muhammad Suhaimi, S.STP., M.SP. resmi menjabat sebagai Ketua Umum, didampingi Khairul Anwar, ST., MM. sebagai Sekretaris, dan Hermansyah AN sebagai Bendahara.
Dalam pidato perdananya, Suhaimi menegaskan komitmennya menjadikan MABMI sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat Langkat tanpa membedakan suku maupun latar belakang. Ia memperkenalkan program Langkat Bersholawat yang akan diperluas hingga ke seluruh kecamatan dan desa.
Program itu dirancang untuk memperkuat ukhuwah, melestarikan budaya Melayu, membina generasi muda, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi budaya daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, SE berharap kepengurusan baru MABMI mampu memperkuat sinergi dengan DPRD dan pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai adat serta budaya Melayu. Sementara itu, Ketua Pengurus Besar MABMI Indonesia Prof. Dr. H. Saidin, SH., M.Hum. mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga eksistensi budaya Melayu agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua Pengurus Wilayah MABMI Sumatera Utara Dr. OK Ibnu Affan, SH., M.Hum. menekankan pentingnya menjadikan MABMI sebagai organisasi yang aktif, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Langkat, Sekretaris Daerah H. Amril, S.Sos., M.AP., Penasehat MABMI Kabupaten Langkat Prof. Dr. Muhammad Hatta dan Prof. Dr. Djohar Arifin, serta para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.