MEDAN — PD AIJ Sumut mengoptimalkan pengelolaan 16 aset milik Pemprov Sumut yang sebelumnya terbengkalai sebagai mesin baru pemasukan daerah. Langkah ini diambil setelah perusahaan daerah tersebut tercatat selama 12 tahun tidak memberikan kontribusi PAD kepada pemerintah provinsi.
Direktur Utama PD AIJ Sumut Swangro Lumbanbatu mengungkapkan, aset-aset seperti pabrik es batu, pabrik batu bata, hingga eks Bioskop Ria kini mulai digarap bersama pihak ketiga. "Jadi, kita lakukan pengelolaan aset bersama pihak kedua dan ketiga agar menghasilkan PAD. Kini sudah berjalan baik, dan aset-aset tersebut tidak terbengkalai lagi," ujarnya dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (4/8).
Selain aset, perseroan daerah ini mengandalkan dua lini bisnis lainnya untuk mengejar target PAD, yakni jasa percetakan dan periklanan. Di sektor percetakan, PD AIJ memperkuat kerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut serta kalangan swasta.
Swangro mengklaim kualitas cetakan menjadi keunggulan kompetitif perusahaan meski harga sedikit lebih tinggi dibanding kompetitor. "Di Sumut hanya ada 4 mesin percetakan yang baik, di antaranya punya PD AIJ," ungkapnya.
Pada lini periklanan, PD AIJ menyiapkan pengembangan videotron sebagai sumber pendapatan baru. Menurut Swangro, media iklan digital ini dinilai lebih cepat menghasilkan uang dibandingkan reklame atau baliho konvensional.
"Reklame dan baliho itu pendapatannya agak lama, kita menunggu satu hingga dua minggu. Tapi kalau videotron antara 10-15 detik, sudah menampilkan beberapa iklan dari konsumen," paparnya.
Untuk memastikan target tercapai, seluruh personel PD AIJ yang berjumlah sekitar 30 orang dilibatkan dalam pemasaran jasa perusahaan. Bahkan Swangro mengaku turun langsung mencari pelanggan, termasuk untuk pesanan bendera dan umbul-umbul.
"Semua orang di PD AIJ, bahkan saya sendiri ikut memasarkan agar perusahaan ini semakin sehat. Seperti pembuatan bendera, umbul-umbul di sekeliling kita sekarang ini PD AIJ mencetak," jelasnya.
Sebagai bagian dari strategi promosi, tahun ini PD AIJ juga membagikan kalender, company profile, dan map perusahaan kepada 319 OPD serta pihak swasta. "Mudah-mudahan tahun ini dengan dukungan semua pihak, PD AIJ bisa menambah PAD Pemprov Sumut untuk masyarakat dan pembangunan Sumatera Utara," pungkas Swangro.