Bupati Simalungun Tinjau Pembangunan Infrastruktur Parapat, Rp 2,2 Miliar untuk Rekonstruksi Jalan Talun Sungkit–Bukit Barisan

Penulis: Hendrizal Satria  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35:32 WIB
Bupati Simalungun meninjau langsung lokasi rekonstruksi Jalan Talun Sungkit–Bukit Barisan di Parapat yang menyerap anggaran Rp 2,2 miliar.

SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk perbaikan infrastruktur di kawasan wisata Kota Parapat. Proyek tersebut mencakup rekonstruksi jalan, rehabilitasi irigasi, hingga pengadaan fasilitas umum di ruang terbuka publik.

Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah meninjau langsung lokasi pembangunan pada Selasa (11/8). Dalam kunjungan itu, ia merinci program yang sedang maupun akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Rekonstruksi Jalan Senilai Rp 2,2 Miliar Jadi Prioritas

Proyek terbesar yang tengah berjalan adalah rekonstruksi Jalan Talun Sungkit–Bukit Barisan. Ruas sepanjang 1.100 meter ini menyerap anggaran Rp 2,2 miliar.

Selain itu, Pemkab Simalungun juga mengerjakan peningkatan Jalan Lingkungan III sepanjang 127 meter dengan dana Rp 450 juta. Dua ruas menuju Terminal Sosor Saba Parapat, yakni Jalan Huta Borno I dan II, masing-masing sepanjang 128 meter dan 107 meter, dialokasikan Rp 200 juta per ruas.

Jalan Gang Bahagia Lingkungan I sepanjang 97 meter juga masuk daftar perbaikan dengan anggaran Rp 200 juta.

Pompa Air dan Rehabilitasi Irigasi untuk Warga

Tidak hanya infrastruktur jalan, Pemkab Simalungun telah menyelesaikan pengadaan satu unit pompa di ruang terbuka publik Pantai Bebas Parapat senilai Rp 17,6 juta.

Untuk mendukung sektor pertanian, direncanakan pembangunan dan rehabilitasi Jalan Usaha Tani sepanjang 150 meter dengan biaya Rp 197,25 juta. Rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 245 meter juga akan dilakukan di Kelurahan Girsang dan Nagori Sipangan Bolon, masing-masing senilai Rp 196 juta.

Manfaat Langsung bagi Warga dan Pariwisata Danau Toba

Anton menyebut seluruh upaya ini bertujuan memperlancar akses warga, mendukung pertanian, serta memperkuat fondasi pariwisata kawasan Danau Toba. Parapat merupakan pintu gerbang utama menuju Danau Toba, sehingga kualitas infrastruktur menjadi penentu kenyamanan wisatawan.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Simalungun juga membuka layanan administrasi kependudukan, kesehatan, dan pasar murah. Layanan ini dihadirkan agar masyarakat merasakan dampak langsung dari kehadiran pemerintah di tengah mereka.

Kunjungan kerja ini diharapkan mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, mewujudkan visi "Semangat Baru, Simalungun Maju" melalui pelayanan yang dekat, pembangunan berkelanjutan, dan kesejahteraan yang merata.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top