Gempa M3,6 Guncang Nias Selatan Malam Ini, Pusatnya di Darat 15 Km Barat Daya

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:40:01 WIB
Getaran gempa bumi magnitudo 3,6 terasa di sejumlah wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu (12/8/2026) pukul 22.27 WIB.

NIAS SELATAN — Getaran gempa bumi terasa di sejumlah wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu (12/8/2026) pukul 22.27 WIB. BMKG mencatat episentrum gempa berada di koordinat darat, tepatnya 15 kilometer barat daya Nias Selatan dengan kedalaman dangkal 10 kilometer.

Meski kekuatannya relatif kecil, lokasi pusat gempa yang dangkal membuat getaran berpotensi dirasakan oleh masyarakat di sekitar episentrum. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat kejadian ini.

BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Tenang

Kepala BMKG melalui rilis resminya menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Peringatan ini sekaligus meredam kekhawatiran warga pesisir yang kerap waspada terhadap aktivitas seismik di kawasan Nias.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Instruksi resmi dari petugas di lapangan agar dipatuhi, mengingat potensi gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil masih mungkin terjadi.

Pemantauan Intensif dan Kesiapsiagaan Tim Tanggap Darurat

Pihak berwenang setempat telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi pasca-gempa. Tim tanggap darurat di lapangan juga telah disiagakan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang timbul.

BMKG terus melakukan pemantauan aktivitas seismik di wilayah Nias Selatan dan sekitarnya. Informasi terbaru akan segera disampaikan kepada publik apabila terjadi perubahan signifikan pada kondisi kegempaan di wilayah tersebut.

Wilayah Nias Selatan sendiri merupakan kawasan yang secara geologis berada di jalur gempa aktif, sehingga masyarakat setempat memang sudah terbiasa dengan potensi guncangan. Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: headline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top