MEDAN — Perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pemerataan pembangunan di wilayah terpencil mulai terlihat dari besaran anggaran yang digelontorkan untuk infrastruktur konektivitas. Kawasan Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan gugusan Kepulauan Nias menjadi dua prioritas utama dengan total alokasi dana yang mencapai lebih dari Rp 700 miliar.
Langkah ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk membuka keterisolasian wilayah dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Untuk kawasan Sipiongot, pemprov mengalokasikan anggaran sekitar Rp 230 miliar hingga Rp 238 miliar. Dana tersebut digunakan untuk merekonstruksi tiga ruas jalan provinsi yang selama ini menjadi penghubung utama aktivitas warga.
Ketiga ruas tersebut meliputi jalan Hutaimbaru–Sipiongot, Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan, dan Sipiongot–Batas Labuhanbatu. Pembangunan ini diharapkan menjadi angin segar bagi mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian yang selama ini terkendala kondisi jalan rusak.
Di Kepulauan Nias, realisasi pembangunan infrastruktur juga berjalan masif. Pada tahun anggaran 2026, kawasan ini mendapat porsi anggaran sekitar Rp 500 miliar untuk berbagai proyek strategis.
Salah satu yang telah diresmikan adalah Jembatan Idano Noyo di Kabupaten Nias Barat dengan nilai kontrak mencapai Rp 46,7 miliar. Selain itu, peningkatan jalan hotmix juga tengah digarap di Nias Utara, mencakup ruas Lotu–Tuhemberuwa senilai sekitar Rp 27 miliar dan Lotu–Lahewa sekitar Rp 17 miliar.
Rahmat Rayyan menegaskan bahwa Fraksi Gerindra DPRD Sumut akan terus mengawal program-program strategis ini. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap mengawal pembangunan ini agar terus bersinergi dengan kebijakan Presiden Prabowo. Harapannya, pembangunan infrastruktur semakin merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” ujar legislator dari daerah pemilihan Sumut 7 Tabagsel itu di Gedung DPRD Sumut, Medan, Jumat (14/8/2026).
Pernyataan ini disampaikan Rahmat Rayyan seusai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Sumut dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution beserta unsur Forkopimda.