Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Resmikan Groundbreaking Kantor DPC Samosir, Tegaskan Fungsi sebagai Rumah Rakyat Miskin

Penulis: Syahrul Karim  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13:02 WIB
Peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDIP Samosir dilakukan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Pangururan, Sabtu (15/8/2026).

SAMOSIR — Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir berlangsung di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang didampingi Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat.

Kedatangan rombongan DPP disambut hangat oleh Ketua DPD PDIP Sumatera Utara Rapidin Simbolon, Sekretaris DPD Sutarto, serta Ketua DPC PDIP Samosir Osvaldo Simbolon. Ratusan kader dan tokoh masyarakat turut hadir dalam acara yang diiringi persembahan Tari Tor-Tor khas Batak Toba tersebut.

Pesan Megawati: Kantor Partai Bukan Gedung Elitis

Hasto mengawali sambutannya dengan menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut dia, Megawati selalu menitipkan pesan bahwa Samosir adalah bumi yang membentuk peradaban dunia.

"Setiap saya datang ke Samosir ini, Ibu Megawati selalu menitipkan pesan bahwa ini adalah bumi yang membentuk peradaban dunia. Karena itu, ketika kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan ini, fungsinya bukan sekadar rumah untuk konsolidasi politik, rekrutmen, atau kaderisasi," jelas Hasto dalam pidato pengarahannya.

Hasto menegaskan bahwa pembangunan kantor partai harus memiliki roh kebudayaan, bersekutu dengan ilmu pengetahuan, dan memancarkan keberpihakan yang kuat kepada masyarakat bawah. Bangunan ini tidak boleh menjadi simbol elit yang jauh dari akar rumput.

Kantor Partai Difungsikan sebagai Muara Pengaduan Warga

Secara khusus, Hasto menekankan aspek ideologis partai agar kantor baru ini berfungsi nyata sebagai rumah rakyat. Ia menyebut konsep ini sebagai option for and with the poor, di mana kantor partai menjadi tempat berlindung bagi kelompok yang terpinggirkan.

"Tempat ini harus menjadi muara bagi masyarakat miskin, kaum terpinggirkan, serta warga yang mengalami ketidakadilan hukum untuk mengadu dan mendapatkan pembelaan politik," ujarnya.

Keberadaan kantor ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat administrasi partai, tetapi juga benteng pertahanan bagi warga yang menghadapi persoalan hukum dan ketidakadilan di Kabupaten Samosir.

Kawah Candradimuka bagi Kader Muda Samosir

Selain sebagai tempat pengaduan rakyat, Hasto juga membeberkan peran kantor partai sebagai wadah pendidikan politik progresif. Ia menargetkan kantor ini menjadi pusat dialektika dan literasi bagi generasi muda di Samosir.

"Kantor partai ini nantinya harus menjadi pusat pendidikan politik dan kawah candradimuka bagi generasi muda. Dari tanah Samosir yang kaya akan sejarah peradaban ini, kita berharap kelak akan lahir pemimpin-pemimpin besar bagi bangsa dan negara Indonesia melalui penggemblengan PDI Perjuangan," pungkas Sekjen PDIP tersebut.

Dalam kunjungan kerja ini, Hasto turut didampingi Tim Hukum Johannes Oberlin Tobing serta Juru Bicara Partai Aryo Seno Bagaskoro dan Mohamad Guntur Romli. Pembangunan kantor DPC ini menjadi bagian dari penguatan struktur partai di wilayah Danau Toba menjelang agenda politik nasional berikutnya.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: mimbarumum.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top