MEDAN — Angin puting beliung yang melanda kawasan pinggir kanal di Kecamatan Medan Johor, Selasa (18/8/2026) malam, menyisakan duka bagi warga. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu tidak hanya merobek atap puluhan rumah, tetapi juga menerbangkan sebuah kontainer bekas kios hingga menghantam rumah warga.
Kejadian bermula saat hujan deras mengguyur Kota Medan. Tak berselang lama, angin kencang datang berputar-putar menerjang pemukiman di Jalan Inspeksi Kanal STM Ujung. Material bangunan seperti seng dan broti beterbangan, sementara sejumlah pohon tumbang dan lapak pedagang ikut tersapu angin.
Peristiwa paling dramatis terjadi ketika sebuah booth container berwarna hijau terangkat dan terbang terbawa angin. Kontainer tersebut kemudian menghantam serta menghancurkan salah satu rumah warga. Kabel PLN juga ikut putus akibat terjangan angin, menyebabkan listrik di sejumlah titik padam.
Masrul (70), seorang saksi mata yang rumahnya ikut terdampak, menuturkan detik-detik mencekam tersebut. Ia dan sepuluh warga lainnya terpaksa berlindung di balik pondok warung kayu yang dianggapnya paling kuat.
"Saat angin kencang, semua berterbangan ada satu boot container dan sejumlah seng terbang keatas. Kami berondok di samping sini, kuat ini kayunya kulihat ada 10 orang kami berondok disini," ujarnya kepada awak media di lokasi kejadian.
Tak lama setelah kejadian, Wali Kota Medan Rico Waas bersama aparatur kecamatan dan kelurahan langsung meninjau lokasi. Wali kota tampak ikut serta membantu mengevakuasi korban luka dan membawanya ke mobil untuk segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Di lokasi, petugas Damkar, TNI, dan kepolisian bahu-membahu mengangkat kontainer yang menimpa rumah warga. Warga lain yang rumahnya rusak akibat angin kencang mengaku peristiwa itu terjadi begitu cepat, hanya dalam hitungan menit selepas salat Maghrib.
"Nyawa lah yang diselamatkan kalau yang lainnya habis semua. Angin nya datang dari sana, datang dari sini, berputar putar. Ada satu unit kios kecil booth container di depan rumah berjalan. Saya melihat nya terbang terbawa angin, sepeda motor pun ikut bertumbangan," kata Masrul menambahkan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, diperkirakan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari atap yang rusak ringan hingga rusak berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya satu orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan pendataan dan pembersihan material bangunan yang berserakan di lokasi kejadian.