Ratusan Rumah di 8 Kecamatan Kota Medan Rusak Diterjang Angin Kencang, BPBD Catat Data Terus Bertambah

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:23:31 WIB
Petugas BPBD Kota Medan mendata kerusakan rumah warga di delapan kecamatan akibat angin kencang dan hujan deras, Selasa (18/8/2026) malam.

MEDAN — BPBD Kota Medan mencatat ratusan rumah di delapan kecamatan rusak akibat hujan deras dan angin kencang yang menerjang wilayah itu pada Selasa (18/8/2026) malam. Data sementara Pusdalops BPBD Medan menyebutkan wilayah terdampak meliputi Kecamatan Medan Johor, Medan Sunggal, Medan Denai, Medan Amplas, Medan Barat, Medan Perjuangan, Medan Timur, dan Medan Helvetia.

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan jumlah rumah yang rusak meningkat drastis dalam kurun waktu beberapa jam. "Data terakhir pukul 01.30 WIB ada belasan rumah yang terdampak. Namun jumlah itu meningkat sekitar sepuluh kali lipat dari data yang kami terima tadi malam," ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Penyebab Kerusakan: Hujan Intensitas Tinggi dan Pohon Tumbang

Yunita menjelaskan cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang menjadi penyebab utama kerusakan rumah warga. Selain atap rumah yang rusak, sejumlah pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di berbagai titik di Kota Medan.

"Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut," jelasnya.

Langkah Penanganan Darurat BPBD Kota Medan

Sebagai respons cepat, BPBD Kota Medan bersama pemerintah kecamatan setempat terus melakukan asesmen untuk memastikan jumlah pasti rumah rusak dan kebutuhan mendesak warga terdampak. Petugas telah mendirikan satu unit tenda pengungsi dan satu unit tenda posko di lokasi terdampak.

"Proses pendataan dan penanganan masih berlangsung," ujar Yunita.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem Beberapa Hari ke Depan

Yunita mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. "Kami imbau masyarakat tetap waspada karena dalam beberapa hari ke depan masih berpeluang terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang," paparnya.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: disrupsi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top