Bulog Medan Salurkan 612,99 Ton Beras Bantuan Pangan untuk 20.433 KPM di Deli Serdang dan Tebing Tinggi

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:18:31 WIB
Petugas menurunkan karung beras bantuan pangan dari truk untuk disalurkan kepada warga di Deli Serdang, Sumatera Utara.

MEDAN — Sebanyak 20.433 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah kerja Bulog Cabang Medan mulai menerima bantuan pangan beras untuk alokasi tiga bulan: Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap KPM memperoleh jatah 30 kilogram beras kualitas medium yang disalurkan sekaligus.

Kepala Bulog Cabang Medan Lutfillah Barus melaporkan realisasi penyaluran tahap ini mencapai 612,99 ton beras. "Penyaluran bantuan pangan sudah dilakukan di Kabupaten Deli Serdang dan Kota Tebing Tinggi. Pekan depan dijadwalkan penyaluran di wilayah kerja lainnya," ujarnya di Medan, Kamis.

Jatah 30 Kilogram untuk Tiga Bulan

Bantuan beras medium ini dirancang menopang kebutuhan pokok keluarga berpendapatan rendah selama tiga bulan berjalan. Lutfillah menegaskan, program ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan distribusi pangan merata sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

"Bantuan pangan itu untuk meringankan beban pengeluaran keluarga berpendapatan rendah, menjaga daya beli masyarakat, serta mengendalikan gejolak harga dan inflasi pangan," katanya.

Total Penerima Capai 702.498 KPM di Enam Daerah

Wilayah kerja Bulog Cabang Medan mencakup enam daerah dengan total penerima bantuan pangan mencapai 702.498 KPM. Kota Medan menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, yakni 203.238 KPM.

Disusul Kabupaten Deli Serdang dengan 175.052 KPM, Kabupaten Langkat 171.519 KPM, Kabupaten Serdang Bedagai 94.840 KPM, Kota Binjai 33.920 KPM, dan Kota Tebing Tinggi 23.929 KPM.

Jumlah Penerima Turun, Ini Penyebabnya

Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahap pertama yang mencapai 712.072 KPM. Lutfillah menjelaskan, perubahan ini mengacu pada kebijakan pemerintah pusat melalui pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pemutakhiran data membuat komposisi penerima bantuan disesuaikan dengan kondisi kesejahteraan masyarakat terkini. Dengan demikian, bantuan diharapkan tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top