Bupati Paluta Salurkan Bantuan Sekolah dan Beasiswa untuk 833 Siswa SD-SMP, Seragam Hingga Sepatu Diberikan

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:15:31 WIB
Bupati Paluta menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa secara simbolis kepada 833 siswa SD-SMP di Aula Kantor Sekretariat Daerah setempat, Rabu (26/8).

Sebanyak 833 siswa jenjang SD dan SMP di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menerima bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa dari Pemkab Paluta. Bantuan ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu serta pelajar berprestasi dari kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tersebar di 12 kecamatan.

PADANG LAWAS UTARA — Pemkab Padang Lawas Utara memastikan tidak ada anak di wilayahnya yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Salah satu wujudnya, Bupati Paluta Reski Basyah Harahap menyerahkan secara simbolis bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa bagi 833 siswa SD dan SMP di Aula Kantor Sekretariat Daerah setempat, Rabu (26/8).

Bantuan yang digulirkan melalui program Pendidikan untuk Semua ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Paluta Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Perlengkapan Siswa Miskin.

Rincian Bantuan: 514 Paket Seragam dan 319 Beasiswa MBR

Kepala Dinas Pendidikan Paluta Rahmad Hidayat Harahap merinci, bantuan perlengkapan sekolah diberikan kepada 514 siswa. Rinciannya, 380 siswa SD dan 134 siswa SMP. Setiap penerima mendapatkan satu stel seragam sekolah, satu pasang sepatu, dan satu tas sekolah.

Sementara itu, beasiswa kategori MBR diberikan kepada 319 siswa berprestasi yang terdiri dari 211 siswa SD dan 108 siswa SMP. Berbeda dengan bantuan fisik, beasiswa ini disalurkan langsung melalui rekening masing-masing siswa.

Dana beasiswa saat ini masih dalam proses checking dan kliring bank penyalur. Estimasi dana akan masuk ke rekening penerima dalam kurun waktu satu hingga dua minggu ke depan.

Bupati: Keterbatasan Ekonomi Jangan Jadi Penghambat Prestasi

Bupati Reski Basyah Harahap menekankan bahwa program ini bukan sekadar seremonial belaka. Ia meminta para siswa penerima bantuan untuk tidak minder dengan kondisi ekonomi keluarga.

“Melalui program Pendidikan untuk Semua, Pemkab Paluta terus berupaya meringankan beban orang tua sekaligus membuka kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak,” katanya.

Orang nomor satu di Paluta itu juga berpesan agar para pelajar menghormati orang tua dan guru, serta belajar dengan sungguh-sungguh. Keterbatasan ekonomi justru harus dijadikan motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Khusus bagi penerima beasiswa berprestasi, ia berharap capaian yang sudah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Dengan begitu, mereka bisa menjadi teladan bagi siswa lainnya.

Investasi SDM Lebih Penting dari Pembangunan Fisik

Dalam sambutannya, Bupati Reski menegaskan arah pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia adalah investasi terbesar bagi masa depan Padang Lawas Utara.

“Investasi terbesar daerah bukan hanya pembangunan jalan dan gedung, tetapi pembangunan sumber daya manusia karena merekalah yang menentukan masa depan Padang Lawas Utara,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban keluarga berkurang dan kebutuhan pendidikan siswa terpenuhi. Program ini juga menjadi pendorong semangat belajar agar tidak ada siswa yang berhenti sekolah di tengah jalan.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top