SUMATERA UTARA — Arema FC kembali menggelar latihan bersama setelah libur sepekan di tengah jeda internasional BRI Super League 2026/27. Skuad asuhan Marcos Santos memulai sesi latihan sejak Minggu (27/9) tanpa kehadiran sang pelatih yang masih berada di Brasil. Persiapan diarahkan untuk laga kandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/10).
Latihan perdana pasca-jeda berlangsung di Malang dengan dipimpin asisten pelatih Andre Caldas. Marcos Santos tidak mendampingi tim karena sedang menangani keperluan di Brasil. Meski tanpa pelatih utama, program latihan tetap berjalan sesuai rencana yang sudah disusun tim pelatih.
Andre Caldas menilai jarak antara pertandingan terakhir dan laga berikutnya mencapai 22 hari. Menurutnya, rentang waktu sepanjang itu cukup ideal untuk memulihkan fisik sekaligus menyegarkan pikiran pemain.
"Perkembangannya sangat bagus. Jeda waktu antara pertandingan terakhir dan pertandingan berikutnya mencapai 22 hari, itu waktu yang cukup lama," kata Andre Caldas.
Asisten pelatih berusia 38 tahun itu menegaskan pemain tetap menjalankan program latihan mandiri selama libur. Tim pelatih fisik menyiapkan panduan yang bisa dijalankan di mana pun pemain berada.
"Karena kami telah memberikan program latihan yang bisa mereka jalankan di manapun mereka berada, dengan panduan dari pelatih fisik kami," ujarnya.
Setelah seluruh pemain berkumpul kembali, tim pelatih Arema FC akan memantau kondisi masing-masing individu. Menu latihan disesuaikan dengan kebutuhan tim menjelang pekan keempat BRI Super League 2026/27.
Andre Caldas menyebut para pemain kembali dalam kondisi prima. Pemulihan fisik dan pikiran dinilai berjalan sesuai harapan tim pelatih.
"Jadi, seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, para pemain perlu menyegarkan diri serta mengistirahatkan fisik dan pikiran sebelum kembali berlatih. Mereka semua melakukannya dan kembali dalam kondisi prima," imbuh Andre Caldas.
Arema FC akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (10/10). Laga kandang ini menjadi kesempatan bagi Arkhan Fikri dkk untuk menjaga momentum di papan klasemen.
Waktu persiapan yang tersisa dimanfaatkan tim pelatih untuk memastikan pemain memasuki pertandingan dalam kondisi lebih siap secara fisik. Fokus utama ada pada kebugaran dan kesiapan taktik menghadapi Bhayangkara.
Dengan jeda panjang yang sudah dilewati, Arema FC berharap bisa tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri. Laga kontra Bhayangkara menjadi ujian pertama setelah kompetisi kembali bergulir.