Persija Pesta Gol ke Gawang Arema FC, STY Beberkan Tiga Kunci Kemenangan 5-1

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:32:02 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta merayakan gol ke gawang Arema FC pada laga Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10) malam WIB.

SUMATERA UTARA — Persija Jakarta menghajar Arema FC 5-1 pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10) malam WIB. Tambahan tiga poin mengembalikan Macan Kemayoran ke puncak klasemen dengan koleksi 15 poin dari enam laga.

Pelatih Shin Tae Yong menyebut kemenangan besar Persija Jakarta atas Arema FC lahir dari tiga faktor utama: mental pemain yang tidak menyerah sampai akhir, hasil evaluasi usai laga kontra Persita Tangerang, dan agresivitas pressing yang diterapkan sepanjang pertandingan.

Persija tampil dominan sejak awal dan membuat permainan tim tamu tidak berkembang. Alexander Jeremejeff menjadi bintang dengan dua gol, sementara tiga gol lainnya disumbangkan Stjepan Loncar, Victor Dethan, dan Ivan Mamut. Arema hanya mampu membalas sekali lewat Gabriel Silva.

Evaluasi Laga Kontra Persita Jadi Titik Balik

Shin Tae Yong menempatkan pertandingan melawan Persita Tangerang sebagai pemicu performa apik anak asuhnya. Kekalahan atau hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya, menurut dia, memaksa para pemain melakukan introspeksi.

"Hari ini kami bisa dapat kemenangan pastinya karena para pemain tidak menyerah sampai akhir pertandingan. Dan juga pertandingan melawan Persita Tangerang kemarin itu menjadi pelajaran yang baik, sehingga para pemain sudah mengevaluasi diri mereka dengan baik," ujar STY dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Perubahan sikap itu terlihat dari cara Persija menutup pertandingan. Alih-alih mengendur setelah unggul, Macan Kemayoran terus menekan dan menambah gol hingga peluit akhir.

High Pressing Agresif Bikin Arema Tak Berkutik

Faktor kedua yang disorot STY adalah intensitas pressing. Persija menerapkan high pressing agresif yang menyulitkan Arema membangun serangan dari belakang.

"Dan juga pressing, high pressing mereka juga sangat baik, agresif. Ya, itulah alasan mengapa kami bisa menang pada hari ini," kata pelatih asal Korea Selatan itu.

Pressing ketat di area pertahanan lawan membuat lini tengah Arema kehilangan ruang. Bola cepat direbut dan langsung dialirkan ke depan, menghasilkan lima gol ke gawang tim tamu.

Jeremejeff Brace, Lima Pemain Berbeda di Papan Skor

Produktivitas lini depan jadi pembeda. Jeremejeff mencetak dua gol, sementara Loncar, Dethan, dan Mamut masing-masing menyumbang satu gol.

  • Persija Jakarta: Alexander Jeremejeff (2 gol), Stjepan Loncar, Victor Dethan, Ivan Mamut
  • Arema FC: Gabriel Silva
  • Skor akhir: Persija 5-1 Arema FC

Sebaran gol dari lima pemain berbeda menunjukkan ancaman Persija tidak hanya bergantung pada satu sosok. Arema hanya bisa membalas lewat Gabriel Silva dan gagal menahan gempuran tuan rumah.

Kembali ke Puncak, Persija Ungguli Dewa United dan Bali United

Kemenangan ini membawa Persija mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan dan kembali ke posisi teratas Super League. Dewa United menempel di peringkat kedua dengan 14 poin dari jumlah laga yang sama, sedangkan Bali United berada di posisi ketiga dengan 12 poin.

Selisih satu poin dengan Dewa United membuat Persija tidak punya ruang untuk lengah. Konsistensi pressing dan mental bertanding yang ditunjukkan saat melawan Arema akan menjadi modal penting menghadapi pekan-pekan berikutnya.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top