Pencarian

TikTok Luncurkan PineDrama, Aplikasi Drama Pendek Berdurasi Satu Menit

Sabtu, 17 Januari 2026 • 10:40:05 WIB
TikTok Luncurkan PineDrama, Aplikasi Drama Pendek Berdurasi Satu Menit

Ringkasan AI

  • PineDrama hadir sebagai aplikasi mandiri di AS dan Brasil

  • Menyajikan drama fiksi episodik berdurasi sekitar satu menit

  • Menjadi langkah TikTok masuk ke pasar microdrama global

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

Medan - TikTok secara senyap meluncurkan aplikasi mandiri terbaru bernama PineDrama di Amerika Serikat dan Brasil. Aplikasi ini menghadirkan konten microdrama, yakni serial fiksi berdurasi sangat singkat yang ditayangkan dalam episode sekitar satu menit per bagian.

Konsep PineDrama disebut-sebut mirip TikTok, namun dengan pendekatan berbeda. Setiap video yang muncul bukan sekadar konten lepas, melainkan potongan cerita dari sebuah serial fiksi yang berkelanjutan.

PineDrama sudah tersedia untuk perangkat iOS dan Android. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dan untuk sementara belum menampilkan iklan, meski ke depan skema monetisasi berpeluang diterapkan.

Informasi peluncuran PineDrama pertama kali diungkap oleh Business Insider.

Di dalam aplikasi, pengguna dapat menemukan tayangan melalui tab Discover, yang memungkinkan penelusuran drama berdasarkan kategori “All” atau “Trending”. Selain itu, tersedia pula sistem rekomendasi vertikal tanpa akhir yang disesuaikan dengan preferensi pengguna. Beragam genre ditawarkan, mulai dari thriller, romansa, hingga drama keluarga. Beberapa judul yang cukup populer antara lain “Love at First Bite” dan “The Officer Fell for Me”.

PineDrama juga dibekali fitur Watch History untuk melanjutkan serial yang sedang ditonton, serta Favorites untuk menyimpan drama favorit. Pengguna dapat berinteraksi lewat kolom komentar dan menikmati mode layar penuh tanpa gangguan teks maupun panel samping.

Langkah ini sejalan dengan peluncuran fitur TikTok Minis di aplikasi utama TikTok pada akhir tahun lalu, yang juga menampilkan konten microdrama. Dengan PineDrama, TikTok secara langsung menantang platform khusus drama pendek seperti ReelShort dan DramaBox.

Industri microdrama sendiri mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Variety, pendapatan tahunan sektor ini diproyeksikan menembus US$26 miliar pada 2030.

Meski begitu, format cerita pendek tidak selalu berujung sukses. Pada 2020, pendiri DreamWorks sekaligus mantan eksekutif Disney, Jeffrey Katzenberg, sempat meluncurkan platform streaming Quibi dengan pendanaan mencapai US$1,75 miliar. Quibi menawarkan serial berdurasi di bawah 10 menit dengan bintang Hollywood, namun gagal menarik minat pasar dan berhenti beroperasi hanya dalam enam bulan.

Keberhasilan ReelShort dan DramaBox justru datang dari pendekatan yang berbeda. Alih-alih memadatkan tayangan televisi ala Hollywood, keduanya mengusung produksi berbiaya rendah, alur cerita yang langsung “menggigit” sejak detik awal, serta cliffhanger beruntun yang membuat penonton terus menonton. Target pasarnya pun lebih spesifik, seperti penggemar drama romansa dan kisah balas dendam.

Kini, TikTok berupaya meniru formula tersebut melalui PineDrama. Dengan dominasi yang sudah kuat di ranah video pendek, perusahaan ini tampaknya siap memperluas pengaruhnya ke kategori media hiburan baru.

Bagikan
Sumber: TechCrunch

Berita Terkini

Indeks