Pencarian

Jembatan Bailey 30 Meter di Atas Sungai Yo’o Nias Mulai Dibangun, Satgas TNI dan Warga Gotong Royong

Senin, 29 Juni 2026 • 22:05:01 WIB
Jembatan Bailey 30 Meter di Atas Sungai Yo’o Nias Mulai Dibangun, Satgas TNI dan Warga Gotong Royong
Personel Satgas TNI dan warga mulai membangun pondasi Jembatan Bailey di Sungai Yo’o, Nias.

NIAS — Personel Satgas Bakti TNI untuk Rakyat bersama warga setempat mulai mengerjakan pondasi Jembatan Bailey di Sungai Yo’o, Desa Sihare’o III Bawosalo’o Berua, Kecamatan Ma’u. Proyek ini merupakan bagian dari program infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat di daerah.

Jembatan Penghubung Dua Desa yang Selama Jadi Akses Utama

Selama ini, jalur Sungai Yo’o menjadi lintasan utama warga Sihare’o III Bawosalo’o Berua menuju Desa Umbu Lolomatua. Aktivitas ekonomi seperti distribusi hasil pertanian hingga akses pelajar ke sekolah sangat bergantung pada jembatan tersebut. Dengan dibangunnya jembatan Bailey, mobilitas warga diharapkan lebih lancar dan aman.

Tahap Awal: Perambutan dan Pembuatan Abutmen

Pada tahap awal, personel Satgas melakukan perambutan lahan dan pembuatan abutmen sebagai pondasi utama. Pekerjaan melibatkan personel dari Yon TP 905/Tuan Syah, Yon TP 903/Baluseda, Yonzipur 1/DD, Koramil 02/Gido Kodim 0213/Nias, serta para tukang dan masyarakat setempat. Gotong royong antara TNI dan warga terlihat sejak hari pertama pengerjaan.

Kapendam: Bentuk Nyata Kehadiran TNI untuk Kesejahteraan Warga

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy S.I.P., menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Melalui pembangunan jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, akses pendidikan lebih mudah, serta distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih efektif. TNI akan terus hadir dan bekerja bersama rakyat untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah,” ujar Sandy.

Dampak Langsung bagi Pelajar dan Petani di Ma’u

Warga setempat menyambut positif pembangunan ini. Selama musim hujan, akses menyeberangi Sungai Yo’o kerap terhambat dan berbahaya, terutama bagi pelajar yang setiap hari melintas. Dengan jembatan Bailey yang kokoh, risiko kecelakaan di sungai bisa ditekan. Petani juga diuntungkan karena hasil bumi seperti karet dan kopra bisa diangkut lebih cepat ke pasar.

Bagikan
Sumber: tobasatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks