Pencarian

Gubernur Bobby Nasution Percepat Pengembangan Kawasan Industri, Target Pertumbuhan Ekonomi Sumut 6,7-7,1 Persen

Senin, 29 Juni 2026 • 22:17:01 WIB
Gubernur Bobby Nasution Percepat Pengembangan Kawasan Industri, Target Pertumbuhan Ekonomi Sumut 6,7-7,1 Persen
Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima audiensi Danareksa dan PT KIM untuk percepatan pengembangan kawasan industri.

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pengembangan kawasan industri menjadi prioritas utama untuk mengakselerasi perekonomian daerah. Target pertumbuhan ekonomi 6,7 hingga 7,1 persen disebut hanya bisa dicapai jika investasi masuk secara masif dan kolaborasi lintas sektor berjalan efektif.

Pernyataan itu disampaikan Bobby saat menerima audiensi jajaran Danareksa dan PT Kawasan Industri Medan (KIM) di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Senin (29/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, BUMN, dan BUMD.

Optimalisasi Aset dan Subsidi Silang Jadi Kunci

Bobby menyebut pihaknya terus mengevaluasi kinerja BUMD agar lebih profesional dalam mengelola sumber daya. Menurutnya, optimalisasi aset daerah dan penerapan strategi subsidi silang yang tepat akan memperkuat daya tarik investasi.

"Kami terus mengevaluasi BUMD kami agar bisa memaksimalkan sumber daya yang dimiliki, mengoptimalkan aset, serta meningkatkan profesionalisme. Kami yakin BUMD akan semakin kuat apabila berkolaborasi dengan BUMN dan pemerintah pusat," ujar Bobby Nasution.

Pemprov Sumut, lanjut Bobby, telah menyiapkan sejumlah lahan untuk pengembangan kawasan industri baru. Lahan tersebut akan ditawarkan kepada perusahaan dan investor yang berminat bekerja sama.

Danareksa Siap Dukung Pengembangan Industri Vertikal dan Horizontal

Direktur Utama Danareksa Ngurah Wirawan menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti tawaran kerja sama dari Pemprov Sumut. Dukungan pemerintah pusat akan difokuskan pada aspek tata ruang dan kebijakan strategis, sementara pelaksanaan pengembangan kawasan tetap menjadi kewenangan daerah.

"Kami siap bekerja sama dan telah menyiapkan beberapa langkah untuk menindaklanjuti tawaran Pemprov Sumut terkait pengembangan kawasan industri baru, baik melalui pengembangan industri vertikal di kawasan perkotaan maupun pengembangan horizontal di wilayah yang masih memiliki potensi lahan," ujar Ngurah.

Menurutnya, kawasan industri di Sumatera Utara diproyeksikan menjadi salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan. Realisasi investasi yang cepat akan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas usaha dan penciptaan lapangan kerja.

Percepatan Realisasi Investasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Bobby menambahkan bahwa percepatan realisasi investasi tidak hanya berdampak pada angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat secara langsung. Peningkatan aktivitas usaha di kawasan industri diharapkan membuka lapangan kerja baru bagi warga Sumut.

"Kami sangat berharap kerja sama dan pengembangan ini dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat," katanya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Umum Danareksa Andi Seto, Komisaris PT KIM Kahfi Aulia, Direktur PT KIM Daly Mulyana, serta jajaran OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumut. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi Sumut yang berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: metropublik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks