TANJUNG BALAI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan petir di Tanjung Balai pada Sabtu (25/7/2026). Kelembapan tinggi hingga 99 persen membuat kondisi udara sangat lembap, meningkatkan risiko sambaran petir dan genangan air. Warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon atau bangunan tinggi saat hujan deras.
Hujan Ringan Mendominasi Sebagian Besar Wilayah Sumut
Kota Medan diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 24–30 derajat Celsius dan kelembapan 69–98 persen. Kondisi serupa diprakirakan terjadi di 26 wilayah lain, termasuk Tapanuli Tengah, Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, serta kota-kota seperti Pematangsiantar, Sibolga, Binjai, Tebing Tinggi, Padang Sidempuan, dan Gunungsitoli.
Cuaca Berawan di Lima Daerah, Tidak Ada Hujan
Kabupaten Dairi, Toba, Samosir, Padang Lawas, dan Nias Barat diprediksi berawan tanpa hujan. Wilayah ini relatif lebih aman dari potensi hujan, meski kelembapan udara tetap tinggi. Warga di daerah tersebut tetap disarankan membawa perlengkapan pelindung cuaca karena kondisi bisa berubah sewaktu-waktu.
Imbauan BMKG: Waspada Jalan Licin dan Genangan Air
BMKG mengimbau masyarakat di seluruh Sumatera Utara untuk membawa payung atau jas hujan saat bepergian. Pengendara kendaraan bermotor diminta mengurangi kecepatan di jalan licin dan menghindari rute yang rawan genangan. Khusus di Tanjung Balai, warga diingatkan untuk menjauhi area terbuka saat terjadi petir dan tidak menyentuh peralatan elektronik yang teraliri listrik. (dh)