BATUBARA — Direksi INALUM bersama pimpinan empat anak perusahaan duduk dalam satu forum pada Rapat Pimpinan Semester II 2026 yang berlangsung di Batubara, Sumatera Utara, 16-17 Juli 2026. Mereka membahas langkah konkret memperkuat sinergi grup dan meningkatkan efisiensi operasional di seluruh lini bisnis.
Rapat ini tidak sekadar agenda rutin. Di tengah tekanan ekonomi global dan persaingan industri aluminium yang makin ketat, jajaran manajemen menjadikan forum ini sebagai ruang untuk mengukur capaian dan menyusun strategi adaptif. Target utamanya: mempercepat transformasi perusahaan dan membuka peluang pertumbuhan berkelanjutan.
Empat Anak Perusahaan Ikut Serta dalam Forum Sinergi
Selain direksi INALUM, rapat dihadiri pimpinan dari PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia (SMLI), PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA), dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI). Kehadiran mereka mencerminkan komitmen membangun ekosistem bisnis yang solid dan tata kelola berorientasi hasil.
Kolaborasi lintas entitas ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan industri hilirisasi mineral nasional. Dengan visi yang selaras, setiap perusahaan diharapkan mampu bergerak bersama meningkatkan daya saing dan efisiensi.
Target: Efisiensi Operasional dan Daya Saing Global
Melalui penyelarasan strategi di seluruh lini usaha, INALUM berupaya memastikan setiap anak perusahaan menjalankan program prioritas secara terkoordinasi. Langkah ini diyakini mampu memperkuat budaya kolaborasi, mempercepat pengambilan keputusan strategis, serta meningkatkan kualitas eksekusi.
Dengan koordinasi yang kian erat, perusahaan optimistis dapat menjawab tantangan industri sekaligus menangkap peluang investasi yang terus berkembang. Efisiensi operasional menjadi kunci untuk menjaga daya saing produk aluminium Indonesia di pasar global.
Dukungan terhadap Agenda Hilirisasi Nasional
Sebagai anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, INALUM memegang peran penting dalam hilirisasi sumber daya mineral. Penguatan sinergi antarentitas diyakini dapat meningkatkan nilai tambah dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.
Rapat pimpinan di Batubara ini menegaskan tekad INALUM untuk terus menghadirkan kinerja unggul, memperkuat kolaborasi grup, serta mendorong pertumbuhan yang memberi manfaat bagi industri nasional, perekonomian daerah, dan masyarakat Indonesia.