Pencarian

Wakil Bupati Karo Jenguk 29 Siswa Korban Keracunan MBG di RS Amanda Berastagi, 60 Pelajar Terdampak

Sabtu, 19 September 2026 • 05:01:02 WIB
Wakil Bupati Karo Jenguk 29 Siswa Korban Keracunan MBG di RS Amanda Berastagi, 60 Pelajar Terdampak

BERASTAGI — Pemerintah Kabupaten Karo menurunkan jajaran dinas kesehatan dan komunikasi untuk mendampingi kunjungan Wakil Bupati Komando Tarigan ke Rumah Sakit Amanda, Berastagi. Kunjungan itu menyusul laporan puluhan siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, yang mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis.

Komando Tarigan datang mewakili Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting. Ia menanyakan kondisi terkini setiap pelajar yang dirawat, sekaligus memberikan penghiburan kepada keluarga yang mendampingi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati meminta jajaran rumah sakit dan dinas terkait memantau kondisi seluruh pasien secara menyeluruh hingga proses pemulihan tuntas.

29 Siswa Masih Dirawat, 2 Dirujuk ke Medan

Data yang dihimpun saat kunjungan menyebutkan, hingga Jumat (18/9/2026), sebanyak 29 siswa SMK Negeri 1 Merdeka masih dirawat di RS Amanda. Sebagian di antaranya tinggal menunggu pulang, menyisakan 18 pasien yang masih membutuhkan perawatan.

Dua pelajar telah dirujuk ke rumah sakit di Medan, masing-masing ke RSUP H. Adam Malik dan RS Haji Medan. Sementara itu, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV mencatat total 60 siswa terdampak, terdiri atas 44 rawat inap dan 16 rawat jalan.

Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Karo dr. Immanuel Sinuhaji dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karo Hesti Maria Br Tarigan.

SPPG Karo Merdeka Cinta Rakyat Minta Maaf

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo Merdeka Cinta Rakyat, Dodi Manda Sembiring, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para penerima manfaat.

"Kami meminta maaf atas kejadian yang terjadi saat ini," ujar Dodi.

Dodi memastikan pihaknya bersama instansi terkait bertanggung jawab menanggung biaya dan proses penyembuhan para pasien hingga tuntas.

Menu Ikan Nila Sambal Ijo Berbau Asam Sebelum Dibagikan

Peristiwa bermula Senin (14/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Penanggung Jawab sekolah, Tangsi Bangun, melaporkan kepada ahli gizi SPPG bahwa menu ikan nila sambal ijo yang dibagikan berbau dan terasa asam sehingga tidak layak konsumsi.

Pihak SPPG mendatangi sekolah, mengecek langsung, dan membenarkan adanya penurunan kualitas. Seluruh ompreng makanan langsung ditarik.

Sekitar 10 menit berselang, siswa mulai mengeluh kebas pada mulut, gatal-gatal pada tangan dan kaki, sesak napas, mual, muntah, serta sakit tenggorokan.

Evaluasi Dapur SPPG Libatkan Badan Gizi Nasional

Pemkab Karo memastikan penanganan medis berjalan maksimal. Evaluasi total terhadap dapur SPPG dilakukan Dinas Kesehatan bersama Badan Gizi Nasional.

Hasil evaluasi itu akan menentukan langkah perbaikan standar keamanan pangan pada dapur penyedia MBG di wilayah Karo ke depan.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: neracanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks