Pencarian

Chelsea Dituntut FA soal Dugaan Nyanyian Diskriminatif Fans di Craven Cottage

Jumat, 25 September 2026 • 17:33:01 WIB
Chelsea Dituntut FA soal Dugaan Nyanyian Diskriminatif Fans di Craven Cottage
FA menuduh Chelsea melanggar Rule E21 terkait nyanyian diskriminatif sebagian fans pada menit kesembilan laga melawan Fulham.

SUMATERA UTARA — Chelsea menghadapi tuntutan resmi dari Football Association terkait perilaku diskriminatif sebagian pendukungnya saat menang 3-2 atas Fulham di Craven Cottage, 24 Agustus. Tuduhan ini merujuk pada nyanyian bernuansa sektarian yang terdengar pada menit kesembilan pertandingan, dan bisa berujung sanksi bagi klub London barat itu.

FA menuduh Chelsea melanggar Rule E21 dalam laga pekan awal Premier League tersebut. Pelanggaran itu disebut terjadi tepat pada menit kesembilan, saat sebagian penonton di tribun diyakini menyanyikan chant yang mengandung rujukan pada agama atau keyakinan tertentu.

Dalam pernyataannya, juru bicara FA menyebut klub gagal memastikan para penonton dan pendukungnya tidak berperilaku tidak pantas, ofensif, kasar, atau menghina. FA juga menegaskan bahwa perilaku tersebut bersifat diskriminatif karena memuat rujukan, baik tersurat maupun tersirat, terhadap religion or belief atau agama dan keyakinan.

Chelsea Sudah Kirim Surat Peringatan ke Fans Sebelumnya

Beberapa hari setelah laga di Craven Cottage, Chelsea mengirim surat terbuka kepada para pendukungnya. Manajemen mengakui menerima laporan berulang soal nyanyian sektarian yang berasal dari sebagian kecil fans.

Klub menegaskan tidak menoleransi segala bentuk chant diskriminatif. Chelsea juga menyatakan bahwa pendukung yang terbukti bersalah akan menghadapi tindakan paling keras yang bisa diterapkan klub.

Menit ke-9 Jadi Titik Sorotan FA

FA tidak menyebut secara rinci isi nyanyian yang dimaksud. Namun rujukan pada menit kesembilan memberi petunjuk bahwa insiden terjadi di awal pertandingan, saat atmosfer tribun masih panas menyusul laga bertensi derby London.

Kemenangan 3-2 di kandang Fulham menjadi salah satu hasil positif Chelsea di awal musim. Namun insiden di tribun membuat tiga poin tersebut tercoreng oleh proses disipliner yang kini berjalan.

Bukan Kasus Pertama di Stamford Bridge

Chelsea punya catatan serupa pada 2021. Saat itu klub mengutuk aksi seorang fans yang terekam kamera media sosial melontarkan hinaan sektarian kepada gelandang timnas Skotlandia, John McGinn dari Aston Villa.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa persoalan diskriminatif di kalangan sebagian pendukung Chelsea bukan hal baru. FA kini meminta klub bertanggung jawab atas perilaku penontonnya di dalam stadion.

Posisi Chelsea di Klasemen dan Langkah Selanjutnya

Setelah lima pertandingan pembuka Premier League, Chelsea berada di peringkat ke-10 dengan koleksi tujuh poin. Posisi itu belum mencerminkan performa yang diharapkan dari skuad berbiaya besar.

Klub kini harus menyiapkan jawaban resmi atas tuduhan FA. Sanksi yang mungkin dijatuhkan bisa berupa denda, peringatan, hingga pembatasan penonton jika pelanggaran terbukti. Hingga berita ini diturunkan, Chelsea belum merilis pernyataan resmi terbaru terkait tuntutan tersebut.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks