Pencarian

Mendiktisaintek Dorong USU Jadi Pusat Unggulan Iptek Sumatera, Tantang Lahirkan Industri Deep Tech

Sabtu, 26 September 2026 • 10:01:31 WIB
Mendiktisaintek Dorong USU Jadi Pusat Unggulan Iptek Sumatera, Tantang Lahirkan Industri Deep Tech
Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto bertemu pimpinan dan dekanat USU di Medan.

MEDAN — Universitas Sumatera Utara dinilai punya posisi strategis sebagai ujung tombak pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di wilayah Sumatera. Penilaian itu disampaikan Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. saat bertemu pimpinan dan dekanat USU.

Brian menyebut Sumatera dan Indonesia membutuhkan lebih banyak inovasi serta terobosan yang lahir dari perguruan tinggi. USU diharapkan menghasilkan sumber daya manusia unggul, produk penelitian, kebijakan berbasis pengetahuan, hingga inovasi yang bisa dihilirkan.

Modal Besar dari Jumlah Profesor dan Doktor

Menurut Brian, jumlah profesor dan doktor di USU merupakan kekuatan intelektual yang tidak dimiliki sembarang institusi. Potensi itu, katanya, harus dikembangkan lebih jauh, bukan hanya untuk kegiatan pengajaran.

"Saya selalu melihat kampus-kampus ini sebenarnya adalah tempat berkumpulnya SDM-SDM paling unggul di wilayah itu. Tidak ada satu tempat berkumpul sejumlah banyak profesor," ujarnya.

Ia mendorong USU memperkuat arah menuju research university dan innovative university. Kekayaan intelektual para akademisi harus diubah menjadi inovasi yang punya manfaat dan nilai ekonomi.

"Kalau suatu kampus sudah berhasil menjual risetnya, menjual inovasinya, menjual kekayaan intelektualnya, intellectual property-nya, hak paten dan sebagainya, menjadi satu kekayaan dari kampus itu, maka inilah kampus yang masuk klaster satu," katanya.

Riset Tidak Berhenti di Artikel Ilmiah

Brian menegaskan perguruan tinggi tidak seharusnya berhenti pada pengajaran maupun menghasilkan artikel ilmiah. Riset harus didorong hingga menjadi produk, paten, startup, dan industri berbasis teknologi.

Ia bahkan menantang USU mulai mengidentifikasi penelitian yang berpotensi berkembang menjadi perusahaan teknologi besar. Deep tech industry disebutnya sebagai industri yang dibangun dari penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Indonesia, lanjutnya, membutuhkan industri semacam itu jika ingin meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat secara signifikan. Ia mencontohkan Nvidia yang awalnya berkembang dari riset teknologi grafis, tetapi kemudian mengambil posisi penting dalam perkembangan kecerdasan buatan.

"Siapa yang menyangka riset untuk game itu 20 tahun kemudian menjadi riset kunci dari Artificial Intelligence? Nvidia tidak pernah membayangkan itu. Tapi begitu itu terjadi, mereka langsung take over, mengambil posisi itu," katanya.

Contoh tersebut, menurut Brian, menunjukkan pentingnya riset yang kuat dan konsisten. Hasil penelitian yang saat ini belum terlihat manfaat ekonominya bisa menjadi teknologi penting ketika menemukan momentum dan kebutuhan industri.

"Riset yang konsisten, riset yang strong, yang kemudian pada saat momennya tepat, dia melompat menjadi industri raksasa," ujarnya.

Dampak ke Sumatera Utara dan Sekitarnya

Penguatan budaya inovasi di USU dinilai akan berdampak tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya. Kampus yang kuat dalam riset dan inovasi dapat melahirkan perusahaan rintisan, industri baru, serta lapangan kerja berbasis pengetahuan.

Brian berharap USU mengambil peran lebih besar sebagai center of excellence atau pusat unggulan iptek di Sumatera. "PTN-BH seperti USU harus punya kelincahan untuk menangkap peluang ini," katanya.

USU Mulai Tinggalkan Pola Teaching University

Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si menyambut baik harapan Mendiktisaintek. Muryanto mengatakan kampusnya telah mulai melakukan transformasi dari teaching university menuju innovative university.

"Memang tidak mudah. Yang bisa mengubah itu ya kita sendiri dengan resources yang kita miliki," kata Muryanto di depan para pimpinan USU dan dekanat.

Menurutnya, USU tengah melakukan transformasi secara bertahap dan konsisten. "Masa itu akan datang jika kita lakukan di USU secara konsisten dan terus-menerus," ujarnya.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: usu.ac.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks