Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara bersama PT Bank Sumut memperkenalkan program Kredit Multi Guna Merdeka untuk membantu ASN, pegawai BUMD, dan pensiunan membayar Pajak Kendaraan Bermotor. Program ini menawarkan plafon kredit hingga Rp9,9 juta dengan tenor maksimal 12 bulan dan bunga nol persen. Target penerimaan PKB Sumut tahun ini mencapai Rp1,81 triliun dari 2,2 juta unit kendaraan.
MEDAN — Kepala Bapenda Provinsi Sumut Sutan Tolang Lubis menyatakan program KMG Merdeka hadir sebagai terobosan untuk mempercepat realisasi pendapatan daerah. Skema pembiayaan ini menyasar pegawai negeri, karyawan perusahaan daerah, hingga pensiunan yang memiliki kewajiban pajak kendaraan.
Pinjaman yang disediakan menyesuaikan besaran tagihan PKB pemohon. Bunga ditetapkan nol persen, dengan biaya administrasi lima persen dari total tagihan pajak kendaraan.
Siapa Saja yang Bisa Mengajukan KMG Merdeka?
Program ini terbuka bagi ASN, pegawai BUMD milik Pemprov Sumut, termasuk karyawan Bank Sumut, serta pensiunan. Pemohon tidak perlu menyiapkan dana tunai saat jatuh tempo pembayaran PKB karena pinjaman dapat dicairkan sesuai kebutuhan.
"Para ASN, pegawai BUMD hingga pensiunan dapat mengajukan kredit pinjaman untuk membayar pajak kendaraannya," ujar Sutan di Medan.
Plafon kredit yang disediakan mencapai Rp9,9 juta. Jangka waktu pengembalian tersedia dalam tiga pilihan: enam bulan, sembilan bulan, atau maksimal 12 bulan.
Ketentuan dan Syarat Pencairan Kredit
Meski menawarkan kemudahan, Bapenda menetapkan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi pemohon. Kendaraan wajib terdaftar atas nama pemohon, dan pengajuan kredit harus melalui persetujuan pencairan.
"Tetapi tetap ada ketentuan harus dipenuhi, yakni kriteria kendaraan terdaftar atas nama pemohon, pengajuan kredit, persetujuan pencairan, dan seterusnya," kata Sutan.
Biaya administrasi lima persen dihitung dari total tagihan PKB. Plafon yang disetujui mencakup tagihan pajak ditambah biaya administrasi tersebut.
Target Penerimaan PKB Sumut Rp1,81 Triliun
Data Bapenda Provinsi Sumut mencatat target penerimaan PKB tahun ini sebesar Rp1,81 triliun lebih. Jumlah kendaraan yang diharapkan membayar mencapai 2,2 juta unit.
Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyebut KMG Merdeka sebagai bukti dukungan perseroan terhadap pendapatan asli daerah. Program ini juga dinilai memberikan solusi finansial yang praktis dan mudah diakses.
"Ke depan kami berharap program KMG Merdeka ini dapat menjangkau masyarakat luas di Sumatera Utara dengan model bisnis serupa," kata Heru.
Skema pembiayaan ini menjadi salah satu upaya Pemprov Sumut menekan tunggakan pajak kendaraan sekaligus mempermudah wajib pajak memenuhi kewajibannya tanpa beban tunai di muka.