MEDAN — Peringatan dini cuaca disampaikan menyusul pola hujan yang diprakirakan merata di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara sepanjang Selasa (6/10). Masyarakat dan pemangku kepentingan diminta bersiap menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi.
Wilayah yang Perlu Diwaspadai
BMKG menyoroti sejumlah zona rawan, mulai dari pantai timur, pantai barat, kawasan pegunungan, hingga lereng timur dan lereng barat Sumatera Utara. Hujan sedang yang disertai petir dan angin kencang berpotensi memicu banjir dan longsor di wilayah-wilayah tersebut.
"Waspadai potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur, lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Putri Diana di Medan, Senin.
Prakiraan Cuaca Pagi hingga Dini Hari
Pada pagi hari, cuaca di Sumatera Utara secara umum diprakirakan berawan. Memasuki siang hingga sore, hujan dengan intensitas ringan sampai sedang berpotensi turun merata di seluruh wilayah provinsi.
Malam hari masih berpotensi hujan ringan yang merata. Sementara pada dini hari, langit umumnya berawan, namun hujan ringan berpotensi terjadi di Batubara, Labuhanbatu, Mandailing Natal, dan Serdang Bedagai.
Suhu, Kelembaban, dan Kecepatan Angin
Suhu udara rata-rata berkisar 14 hingga 32 derajat Celcius. Tingkat kelembaban tercatat 60 sampai 100 persen.
Angin berhembus dari selatan ke barat daya dengan kecepatan 5 hingga 15 kilometer per jam. Kombinasi kelembaban tinggi dan angin kencang inilah yang memperbesar risiko cuaca ekstrem di sejumlah titik.
Antisipasi Warga di Zona Rawan
Warga yang tinggal di bantaran sungai, kaki lereng, dan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun pada siang hingga malam hari. Pemangku kepentingan di daerah diminta menyiapkan langkah mitigasi banjir dan longsor.
BMKG menekankan bahwa prakiraan ini bersifat peringatan dini, sehingga kondisi lapangan bisa berubah cepat sesuai perkembangan atmosfer. Masyarakat disarankan memantau informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar rumah.