SUMATERA UTARA — Saham Tesla (TSLA) ditutup naik 0,51% ke $380,68 pada sesi 6 Oktober 2026 waktu New York, ditopang laporan pengiriman kuartal ketiga yang melampaui konsensus analis. Kenaikan tipis ini terjadi di tengah volume perdagangan yang justru 28,50% di bawah rata-rata, sehingga pasar menanti laporan keuangan 21 Oktober 2026 untuk menilai profitabilitas sebenarnya.
Perdagangan sesi reguler berakhir di harga $380,68, naik $1,95 dari penutupan sebelumnya. Saham sempat bergerak di rentang $378,52 hingga $383,33 sepanjang hari. Angka penutupan ini dikutip dari data Yahoo Finance yang dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq.
Pergerakan TSLA sejalan dengan pasar AS secara keseluruhan. Nasdaq Composite naik 0,45% ke 27.599,89, S&P 500 menguat 0,58% ke 7.818,93, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,49% ke 51.521,28. Artinya, Tesla hanya unggul 0,06 poin persentase atas Nasdaq.
Volume Perdagangan Jauh di Bawah Rata-rata
Volume perdagangan tercatat 27,7 juta saham, atau 28,50% di bawah rata-rata 38,7 juta saham. Kenaikan harga tidak ditopang aktivitas perdagangan yang besar. Sesi dibuka di $381,98, lalu sempat tertekan sebelum memangkas pelemahan menjelang penutupan.
Di antara saham produsen mobil listrik lain, NIO (NIO) naik 1,75%, lebih tinggi dari Tesla. Sementara Nvidia (NVDA) hanya menguat 0,14%. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 4,2 basis poin ke 5,27%.
Dalam rentang 52 minggu, TSLA masih berada 23,69% di bawah level tertinggi $498,83 dan 28,01% di atas level terendah $297,38.
Pengiriman Kuartal III 2026 Capai 486.532 Unit
Pemicu utama kenaikan datang dari data pengiriman kuartal ketiga. Menurut rilis resmi Tesla dalam Form 8-K ke SEC, perusahaan memproduksi 464.391 kendaraan dan mengirimkan 486.532 kendaraan pada periode tersebut. Sebanyak 478.237 unit di antaranya merupakan Model 3 dan Model Y.
Angka pengiriman itu melampaui konsensus analis sekitar 5% hingga 6%, menurut laporan TheStreet. Meski begitu, capaian ini masih lebih rendah dibanding kuartal ketiga tahun lalu. GuruFocus mencatat pengiriman yang melebihi produksi berarti Tesla mengurangi persediaan sebanyak 22.141 unit.
Segmen penyimpanan energi juga mencatat pemasangan 13,7 GWh. Menurut TheStreet, bisnis ini memiliki margin di atas rata-rata segmen kendaraan.
Risiko yang Masih Membayangi
Beberapa faktor menahan laju saham. Pengiriman kuartal ketiga masih di bawah capaian tahun sebelumnya. Penyimpanan energi juga berada di bawah perkiraan UBS, yang memangkas sedikit estimasi labanya, dilansir TheStreet.
Data pengiriman belum menunjukkan profitabilitas. Menurut GuruFocus, investor baru bisa menilai margin otomotif, harga jual, dan arus kas setelah laporan keuangan terbit.
Jadwal Laporan Keuangan 21 Oktober 2026
Tesla dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal ketiga 2026 setelah penutupan pasar pada Rabu, 21 Oktober 2026. Laporan tersebut akan menjadi acuan berikutnya bagi pasar untuk menilai kinerja perusahaan secara menyeluruh.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca setelah melakukan riset mandiri.