SUMATERA UTARA — Makau menawarkan pengalaman wisata halal yang mudah ditemukan di kawasan pusat kota bersejarahnya. Wisatawan Muslim bisa berbelanja camilan bersertifikat halal di MinM Plaza, Rua de São Domingos Nomor 1, atau menyantap masakan Uygur di Lou Lan Restaurant, Rua de Cinco de Outubro No. 169. Kedua tempat ini berjarak beberapa menit berjalan kaki dari Senado Square dan Reruntuhan St. Paul's.
AirAsia bersama Macao Government Tourism Office (MGTO) menggelar trip empat hari untuk memperkenalkan sisi lain Makau bagi wisatawan Muslim. Rombongan peserta menjelajahi kawasan pusat kota bersejarah dan menemukan sejumlah titik ramah Muslim di sela kawasan resor terpadu yang menjadi ikon kota.
Makau selama ini identik dengan gedung kasino menjulang dan hotel mewah yang gemerlap hingga larut malam. Di balik citra tersebut, wilayah administratif khusus Tiongkok ini menyediakan restoran halal dan toko oleh-oleh dengan produk sesuai kebutuhan wisatawan Muslim.
MinM Plaza, Oleh-Oleh Halal Dekat St. Dominic's Church
MinM Plaza berdiri di Rua de São Domingos Nomor 1, berdampingan dengan St. Dominic's Church. Lokasinya hanya beberapa menit berjalan kaki dari Senado Square dan Reruntuhan St. Paul's, ikon wisata berupa sisa fasad gereja abad ke-17.
Dari luar, fasad toko ini tampak seperti pusat suvenir biasa. Di area interior, pengelola menyediakan sudut khusus dengan meja terpisah dan label "Halal" yang mencolok untuk memudahkan wisatawan Muslim berbelanja.
Deretan camilan khas Makau tersedia di sudut tersebut, mulai dari egg rolls, almond cookies, hingga Lisbon blossom cookies yang jadi buruan wisatawan sebagai oleh-oleh. Penanda halal membuat pengunjung tidak perlu memeriksa seluruh deretan produk secara manual.
Status halal hanya berlaku untuk produk yang ditempatkan di area khusus, bukan seluruh barang di toko. Wisatawan tetap dianjurkan memeriksa daftar bahan, sertifikasi, dan label kemasan sebelum bertransaksi.
Lou Lan Restaurant, Masakan Uygur di Pusat Kota
Lou Lan Restaurant berlokasi di Rua de Cinco de Outubro No. 169, R/C A, tak jauh dari Senado Square dan Reruntuhan St. Paul's. Restoran ini dikelola pasangan suami istri Muslim asal China dan menjadi opsi sajian halal usai menjelajahi pusat kota.
Menu yang ditawarkan berakar pada kuliner wilayah barat laut Tiongkok, terutama masakan bergaya Uygur yang kaya rempah dan dipengaruhi tradisi Islam. Perpaduan cita rasa Tiongkok daratan dan sentuhan Timur Tengah menghasilkan hidangan beraroma khas.
Pilihan menunya meliputi knife-cut beef noodles, dumpling, mi wonton ayam, olahan daging domba khas Xinjiang, hidangan laut, hingga jus segar. Porsi tergolong besar sehingga ideal disantap bersama kelompok atau keluarga.
Suasana restoran sederhana dan hangat layaknya rumah makan keluarga. Bagi wisatawan Muslim yang ingin menikmati sajian aman dan nyaman di tengah kawasan pariwisata Makau, Lou Lan menjadi salah satu opsi utama.
Cara Menuju dan Tips Berkunjung
Kedua tempat bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari Senado Square, titik pusat wisata kota. Dari Reruntuhan St. Paul's, MinM Plaza hanya beberapa menit berjalan kaki melalui Rua de São Domingos.
Untuk Lou Lan Restaurant, wisatawan dapat menyusuri Rua de Cinco de Outubro yang berada di kawasan bersejarah yang sama. Kawasan ini dipenuhi toko suvenir, kedai kuliner, dan bangunan beraksen kolonial yang ramah bagi pejalan kaki.
Sebelum berbelanja di MinM Plaza, periksa label halal pada produk yang akan dibeli. Untuk restoran, konfirmasi langsung ke pengelola mengenai sertifikasi halal dan bahan yang digunakan, terutama jika memiliki pantangan makanan tertentu.
Wisata Halal di Tengah Kota Kasino
Keberadaan fasilitas halal menjadi pertimbangan krusial bagi pelancong Muslim saat merencanakan perjalanan. Kekhawatiran itu terkikis seiring mudahnya menemukan restoran dan toko ramah Muslim di kawasan wisata utama Makau.
Pengalaman empat hari di Makau menunjukkan kota ini tidak hanya bertumpu pada sektor hiburan malam. Wilayah administratif khusus ini berkembang menjadi destinasi inklusif bagi wisatawan dari berbagai latar belakang budaya dan agama.
Bagi wisatawan yang merencanakan liburan keluarga, alokasikan waktu setengah hari untuk menyusuri kawasan Senado Square hingga Reruntuhan St. Paul's. Rute ini memungkinkan wisatawan menggabungkan wisata sejarah, belanja oleh-oleh halal, dan santap siang di Lou Lan Restaurant dalam satu perjalanan kaki.