MEDAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah titik di Sumatera Utara, Minggu (17/5/2026). Potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari.
Berdasarkan prakiraan harian BMKG, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di Tapanuli Tengah dan Mandailing Natal. Sementara itu, potensi cuaca ekstrem berupa petir menjadi perhatian utama di Padang Lawas dan Labuhanbatu Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat di keempat daerah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan. Kondisi ini dipicu oleh tingkat kelembapan udara yang berada di kisaran 60 hingga 99 persen di sebagian besar wilayah Sumut, yang dinilai dapat memicu perubahan cuaca secara cepat selama masa peralihan musim.
Untuk wilayah lainnya, hujan ringan diprediksi menyelimuti Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, dan Kota Padang Sidempuan. Kawasan dataran tinggi Sumatera Utara juga akan terasa lebih sejuk.
BMKG mencatat suhu minimum mencapai 18 derajat Celsius di Humbang Hasundutan dan Toba. Suhu dingin ini menjadi kontras dengan wilayah pesisir timur yang diprakirakan tetap berawan dengan suhu maksimum mencapai 32 derajat Celsius.
Kondisi berbeda terjadi di jalur timur Sumut. Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, Tebing Tinggi, hingga Asahan diprakirakan berada dalam kondisi berawan tanpa hujan signifikan. Cuaca serupa juga mendominasi Kepulauan Nias.
Meski tidak diguyur hujan, BMKG tetap mengingatkan potensi perubahan cuaca mendadak. Masyarakat diimbau memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada sore menjelang malam.