MEDAN — Sumur bor itu bukan sekadar lubang di tanah. Bagi warga Gampong Lambleut, air yang keluar dari sana adalah jawaban atas kebutuhan dasar yang selama ini tak selalu mudah didapat. Peresmian fasilitas ini dilakukan langsung oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai tindak lanjut dari kegiatan kick off pada 10 Mei 2026 lalu.
Program ini adalah bagian dari komitmen SUCOFINDO yang tahun ini genap berusia 70 tahun. Targetnya: 70 sumur air bersih dibangun secara bertahap di berbagai penjuru negeri. Untuk Gampong Lambleut, prosesnya dimulai dengan instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung hingga seluruh fasilitas dinyatakan siap pakai.
Setelah rampung, sumur tersebut diserahterimakan secara resmi kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat. “Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, dalam sambutannya.
Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama, menekankan bahwa pembangunan desa tidak bisa hanya berhenti pada fisik bangunan. “Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci agar fasilitas umum seperti sumur bor ini bisa bertahan lama. “Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Indra yang juga Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI DKI Jakarta.
Senada, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah program sosial diukur dari kemampuan masyarakat merawatnya pasca-pembangunan. “Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Program ini juga menjadi bagian dari sinergi mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional. Selain itu, penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak masuk dalam target Sustainable Development Goals (SDGs) yang harus dicapai.
Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyebut nilai strategis dari program ini tidak bisa diremehkan. “Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan,” tuturnya.
Bupati Aceh Besar berpesan agar warga Gampong Lambleut merawat sumur bor ini dengan sebaik-baiknya. “Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pesan Muharram.
Dengan adanya fasilitas ini, warga tak lagi perlu menempuh jarak jauh atau mengantre panjang hanya untuk mendapatkan air bersih. Kini, air siap pakai ada di kampung mereka sendiri.