SUMATERA UTARA — PLTMG Sumbawa 2 dibangun di atas lahan seluas 3,38 hektare. Peresmian dilakukan pada Rabu (20/5) bersama PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) selaku pemilik proyek. Dalam pengerjaannya, ADHI Karya menggandeng KEPCO E&C dengan lingkup pekerjaan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC), mencakup pekerjaan sipil, mekanikal, dan elektrikal.
Dengan tambahan daya sebesar 30 MW, sistem kelistrikan Pulau Sumbawa kini memiliki cadangan daya yang lebih memadai. Kondisi ini dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan sektor industri di Nusa Tenggara Barat secara lebih optimal.
Kehadiran pembangkit ini juga menjadi infrastruktur strategis yang diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik di Pulau Sumbawa. Sebelumnya, kapasitas sistem kelistrikan di pulau tersebut tercatat sekitar 160 MW.
PLTMG Sumbawa 2 menggunakan teknologi pembangkit berbahan bakar gas alam. Dibandingkan energi fosil konvensional, gas alam menghasilkan emisi yang lebih rendah, sehingga langkah ini sejalan dengan upaya transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060.
“ADHI berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur energi nasional yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat Sumbawa melalui proyek PLTMG ini,” ujar Rozi Sparta, Corporate Secretary ADHI Karya, dalam pernyataan resmi.
Keberhasilan penyelesaian proyek ini memperkuat kapabilitas ADHI Karya melalui Departemen Energi dan Industrial. Departemen ini memiliki pengalaman dalam pembangunan proyek strategis di sektor industri dan petrokimia, kelistrikan, telekomunikasi, perminyakan, agroindustri, serta pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
Ke depan, ADHI Karya sebagai perusahaan konstruksi nasional menyatakan siap berkontribusi dalam mendukung pemerataan akses listrik dan penguatan ketahanan energi di berbagai wilayah Indonesia, sejalan dengan program strategis pemerintah di sektor energi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.