MEDAN — Sebanyak 270 orang yang terdiri dari peserta dan pendamping resmi dilepas Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk bertanding di Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (15/6/2026). Kontingen akan berangkat secara bertahap menuju Manokwari, Papua Barat, dengan pertimbangan efisiensi akomodasi dan rute penerbangan.
Bobby menegaskan target tinggi untuk kontingen Sumut. “Harapan kami para kontingen bisa kembali membawa piala presiden, artinya menjadi juara umum kembali. Kepada kontingen konsentrasi, fokus bertanding. Pokoknya kontingen berangkat, menang. Selamat bertanding, harus bisa kembali membawa piala presiden,” ujarnya memberi semangat.
Prestasi itu bukan tanpa dasar. Pada edisi sebelumnya di Yogyakarta, Sumut sukses merebut gelar juara umum. Kini, dengan 12 kategori lomba yang akan diikuti, target serupa dipasang untuk dipertahankan.
Pesparawi Nasional XIV mengusung tema “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan”. Menurut Bobby, ajang ini bukan sekadar kompetisi seni paduan suara gerejawi, melainkan juga panggung untuk memperkuat moderasi beragama, memperkokoh persatuan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. “Serta menampilkan wajah Indonesia yang damai, harmonis, dan penuh kasih di tengah keberagaman,” imbuhnya.
Bobby juga menyampaikan keinginan Sumut untuk menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan mendatang. “Kalau bisa nanti pada saat menentukan tuan rumah selanjutnya, sampaikan Provinsi Sumut siap menjadi tuan rumah Pesparawi selanjutnya. Pemprov Sumut siap mendukung penuh pelaksanaan Pesparawi berikutnya,” katanya.
Ketua Panitia Rombongan Pesparawi Kontingen Sumut, Pdt Berkat Kurniawan Laoli, menjelaskan bahwa peserta berasal dari Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Simalungun, Toba, dan Nias Utara. Mereka akan bersaing di 12 kategori perlombaan. “Hari ini para kontingen mulai diberangkatkan secara bertahap, mengingat efisiensi akomodasi dan rute penerbangan menuju Manokwari,” ujarnya.
Pdt Berkat menambahkan, keikutsertaan Sumut juga memiliki dimensi spiritual. “Selain menargetkan raihan medali emas di 12 kategori lomba, keikutsertaan Sumut juga sebagai misi pelayanan iman melalui musik gerejawi serta mempererat persaudaraan antarumat beragama di tingkat nasional,” pungkasnya. Ajang Pesparawi Nasional XIV akan berlangsung pada 18–28 Juni 2026.