Kemenag dan FOZ Sumut Santuni 1.000 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas di Medan, Peringati Tahun Baru Islam 1448 H

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 16:49:01 WIB
Kemenag Sumut dan FOZ salurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dan penyandang disabilitas di Medan.

MEDAN — Kepedulian sosial mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Sumatera Utara. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumut bersama Forum Zakat (FOZ) Sumut dan sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dan penyandang disabilitas.

Kolaborasi Lembaga Zakat dan Pemerintah

Acara yang mengusung semangat kepedulian dan kolaborasi ini digelar di Halaman Kantor Kanwil Kemenag Sumut. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program nasional Lebaran Yatim yang diinisiasi Kementerian Agama RI.

"Kolaborasi kebaikan ini kiranya terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi. Ia berharap momentum bulan Muharram yang penuh keberkahan ini menjadi sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Lomba Dai Cilik dan Mewarnai Meriahkan Acara

Tak sekadar menyalurkan santunan, panitia juga menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak. Perlombaan Dai Cilik dan lomba mewarnai menjadi hiburan yang memeriahkan acara tersebut.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Sumut, Dr. H. Zulfan Efendi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat. Menurutnya, ketika seluruh elemen umat bersatu dalam kolaborasi, manfaat yang dihasilkan akan semakin besar.

Harapan Pengelolaan Zakat yang Profesional

Zulfan berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan. Ia juga mendorong pengelolaan zakat yang profesional dan amanah untuk memperkuat semangat kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Forum Zakat Sumut dan para donatur turut berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini. Sinergi antara lembaga amil zakat dan pemerintah daerah dinilai mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat penerima.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: medan.viva.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top